Imbas Longsor, Polisi Rekayasa Lalin di Tol Cipularang Besok

CNN Indonesia | Rabu, 19/02/2020 22:25 WIB
Kementerian PUPR akan melakukan perbaikan di tol Cipularang, Kamis (19/2), usai longsor. Selama perbaikan polisi akan melakukan rekayasa lalu lintas. Jalan Tol Cipularang. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas di kilometer 118 Tol Cipularang, Jawa Barat usai longsor yang menerjang tol tersebut pekan lalu. Rekayasa akan dilakukan pada Kamis (20/2).

Hal tersebut disampaikan Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Inspektur Jenderal Istiono saat meninjau langsung lokasi longsor yang berada di KM 118+600 Tol Cipularang, Rabu (19/2).

Terkait dengan upaya pemulihan jalan tol, Istiono mengimbau pengendara mencari jalur alternatif.


"Diimbau kepada pengguna jalan yang berkunjung ke tempat wisata Lembang maupun Bandung dan sekitarnya untuk menggunakan jalur Lembang-Subang-Purwakarta dan Tol Cikampek arah Jakarta, termasuk juga menggunakan jalur Padalarang-Cianjur-Puncak ke Jakarta apabila terjadi kepadatan arus dan kecelakaan ataupun emergency di KM 118-600," kata Istiono.

Istiono mengatakan, rekayasa lalu lintas bakal dilakukan dengan menerapkan penggunaan lajur dua sebelah kanan jalur B untuk kendaraan golongan II-V. Sedangkan kendaraan golongan I dan bus bisa menggunakan lajur satu.
"Lajur penyelamatan tidak direkomendasikan untuk digunakan ataupun dilintasi kendaraan. Pada lajur ini akan dipasang pembatas untuk mempercepat pengerjaan rekonstruksi dampak longsoran," kata Istiono.

Istiono menambahkan, apabila terjadi kepadatan, maka akan diberlakukan contra flow.

"Sifatnya situasional," ujarnya.

Selain rekayasa lalin, Korlantas Polri juga bajak melakukan pengalihan dan pembatasan kendaraan yang melintasi jalur B apabila mendapatkan informasi dari pihak Bina Marga dan Jasa Marga jalur jika terjadi bencana pergerakan tanah maupun longsoran yang akan membahayakan pengguna jalan.

Kondisi darurat itu, kata Istiono, berkaitan dengan kondisi cuaca yang terjadi saat proses perbaikan ruas jalan masih berlangsung.

[Gambas:Video CNN]

"Contra flow yang sudah kita siapkan dan antisipasi," kata Istiono.

Istiono menyebut pihaknya telah menyiapkan rambu dan personel di lokasi-lokasi tersebut untuk membantu para pengendara yang melintas.

Disampaikan Istiono, untuk saat ini, arus lalu lintas di jalur A arah Jakarta menuju Bandung masih dalam keadaan normal dan bisa dilakukan oleh berbagai jenis kendaraan.

Sedangkan untuk jalur B, lanjutnya, sebenarnya masih bisa dilalui oleh berbagai kendaraan. Namun, Korlantas merekomendasikan agar kendaraan bermuatan berat melintas di sisi jalur kanan. (hyg/dis/ain)