"Mungkin saja ada polisi yang tidak menggunakan mata hati saat bertugas maka saatnya kita ajak untuk menggunakan mata hati dalam bertugas dan melayani umat," ucap Djafar di Ambon, Maluku, mengutip Antara, Jumat (21/2).
Djafar mengatakan itu usai melaksanakan ibadah Salat Jumat di Masjid Raya Al Fatah Ambon. Banyak jemaah yang mendengarkan pernyataannya. Diketahui, Djafar memang suka memberikan ceramah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Polisi bisa masuk surga kalau kerjanya baik," tuturnya.
Masyarakat, lanjutnya, jangan sungkan untuk melaporkan bilamana ada perekrutan anggota polisi dengan cara yang buruk. Misalnya jika ada oknum yang meminta uang untuk meloloskan calon anggota polisi.
"Polisi juga akan masuk neraka jahanam jika awal masuknya salah dan kerja buruk, semoga polisi di Maluku semuanya baik-baik dan bisa masuk surga," imbuhnya.
Koordinator KontraS Yati Andriyani menyebut kekerasan yang dimaksud berupa penembakan, penyiksaan, penganiayaan dan lain-lain.
Mabes Polri angkat suara. Mantan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Brigjen Dedi Prasetyo mengklaim kasus kekerasan yang dilakukan oleh anggota polisi tergolong sedikit jumlahnya.
Polri, kata Dedi, menangani jutaan kasus setiap tahun. Menurutnya, lebih banyak kasus yang ditangani tanpa ada tindakan kekerasan.
"Tentu ada kejadian-kejadian (kekerasan) tersebut, kejadian tersebut hanya di bawah tiga persen kurang," ujar Dedi kepada wartawan, Senin (1/7).