Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia - Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG) Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad Pos Toray Mayor Inf Rizky Aditya mengatakan penyerahan senjata itu bermula saat upacara Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) pada 15 Januari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut pengakuannya, kata Rizky, YK merupakan mantan simpatisan TPN/OPM. Senjata api tersebut adalah pemberian dari saudaranya berinisial APG (60) yang merupakan warga Kampung Toray yang telah meninggal dunia.
Setelah dilaksanakan pemeriksaan senjata api dan amunisi tersebut, pihaknya sudah melaporkan dan menyerahkannya diserahkan ke Kolaksops Korem 174/ATW.
Rizky menyebut penyerahan senjata itu tak lepas dari kedekatan anggota TNI dengan warga lokal.
"Saat penyerahan senjata yang bersangkutan mengatakan, bahwa kedekatan anggota Pos Toray dengan warga Kampung Toray terkhusus dirinya, sangat berbeda dengan Satgas-satgas sebelumnya, sehingga membuatnya simpati dan berkeinginan menyerahkan senjata api tersebut," ujarnya, yang merupakan alumni Akmil tahun 2003 itu.
(arh/sur)