"Kegiatan pagi ini (24/2) merupakan bagian kelanjutan dari kegiatan clean up sebelumnya," kata Kepala Biro Hukum, Humas, dan Kerja Sama, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Heru Umbara, dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah grading, pihaknya akan melakukan coring (pengeboran) untuk mengambil sampel tanah. Upaya ini dilakukan untuk efektivitas dalam melakukan clean up.
Heru menyebut proses pembersihan itu sempat dihentikan untuk mengevaluasi kegiatan itu. Tujuannya, melihat perkembangan kegiatan pembersihan dan membuat rencana clean up lanjutan.
"Evaluasi ini kami jadikan sebagai acuan untuk mendapatkan langkah efektif dalam melakukan kegiatan clean up berikutnya," kata dia.
Ia mengatakan hingga pagi ini jumlah drum yang sudah diserahkan ke pusat teknologi limbah radioaktif BATAN sudah mencapai 337 drum untuk disimpan di tempat pengolahan limbah radioaktif sementara.
Heru pun menghimbau agar masyarakat tidak khawatir dan melakukan kegiatan sehari-hari.
"Kepada warga di lingkungan perumahan Batan Indah untuk melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa. Tidak perlu khawatir, yang penting tidak melewati garis kuning yang dipasang," ujar dia.
(ygi/arh)