Bapeten Pegang Data Perusahaan Pengguna Radioaktif di Serpong

CNN Indonesia | Rabu, 19/02/2020 21:47 WIB
Data perusahaan pengguna zat radioaktif di Serpong diserahkan ke kepolisian sebagai bahan penyelidikan Polri untuk mengetahui asal cesium-137 di Batan Indah. Bapeten mengantongi data perusahaan pengguna zat radioaktif. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Tangerang Selatan, CNN Indonesia -- Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) telah mengantongi data industri di Tangerang Selatan yang menggunakan zat radioaktif. Data ini merupakan bagian dari penelusuran asal zat radioaktif cesium-137 di Perumahan Batan Indah, Serpong.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Bapeten mengatakan data tersebut akan diserahkan ke polisi untuk ditindaklanjuti.

"Nanti hasil investigasi yang dilakukan oleh kepolisian untuk memperoleh kesimpulan terkait keberadaan sumber ini yang banyak menjadi pertanyaan dari masyarakat," kata Qohhar, Rabu (19/2) di Serpong, Tangerang Selatan.


Qohhar mengaku pihaknya berkomitmen untuk menyelesaikan kasus tersebut dan mempercayakan prosesnya kepada pihak kepolisian untuk mencari tahu pelaku pembuang zat radioaktif.

Bapeten, kata Qohhar juga telah menyerahkan sejumlah barang bukti lain, seperti serpihan zat radioaktif yang telah ditemukan di lokasi kejadian.

Kepala Biro Humas dan Kerjasama Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Heru Umbara berharap kepolisian bisa cepat mengungkap pelaku di balik pembuangan zat radioaktif di pemukiman warga tersebut.

[Gambas:Video CNN]


Heru menuturkan, peristiwa ini telah memberi pemahaman yang salah kepada masyarakat.

Masyarakat kata Heru akhirnya banyak yang beranggapan Batan adalah pelaku di balik kasus ini.

"Saya serius sekali. Batan serius sekali ingin tahu siapa pelakunya," kata Heru, Selasa (18/2).

Polisi sejauh ini masih menunggu hasil lab soal sampel zat radioaktif tersebut.

Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Komisaris Besar Asep Adi Saputra mengatakan rentang waktu pengujian tersebut relatif lama. Pengujian, kata dia, mesti dilakukan untuk memeriksa kandungan kimia dalam temuan itu.
(thr/sur)