Ketua DPRD: Ada Rongsokan di Balik Trotoar Revitalisasi Anies

CNN Indonesia | Selasa, 25/02/2020 06:17 WIB
Ketua DPRD: Ada Rongsokan di Balik Trotoar Revitalisasi Anies Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi. (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menemukan sejumlah barang rongsokan di bawah trotoar yang direvitalisasi Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Gubernur Jakarta Anies Baswedan. Itu ditemukan Prasetyo saat inspeksi mendadak (sidak)di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Minggu (23/2) lalu karena terjadinya genangan atau banjir.

"Kan kemarin naik tuh air, saya berinisiatif mengecek saluran air yang dibangun di atas trotoar baru," kata Prasetyo kepada CNNIndonesia.com, Senin (24/2).

"Setelah dicek ternyata banyak ada kayu sisa sisa pembangunan di bak kontrol nya. Ya wajar mampet dan banjir," sambung politikus PDIP tersebut.


Selain banyak sisa pembangunan dan kayu, bak kontrol untuk melihat kondisi di dalam saluran air di bawah tersebut juga susah untuk dibuka. Padahal kata Prasetyo harusnya bak kontrol mudah untuk dibuka agar bisa dicek saluran airnya.

"Kemarin kan susah dibukanya sampai kita paksa buka. Ya kalau mampet bagaimana mau buka kan jadi susah," beber dia.

Prasetyo pun mengkritik infrastruktur trotoar yang dibangun menghabiskan anggaran miliaran rupiah tersebut. Menurut Prasetyo infrastruktur itu dibangun dengan apik, namun tidak diperhitungkan sisi antisipasi terjadinya genangan atau banjir.

Atas dasar hal tersebut, Prasetyo menduga sejumlah titik di kawasan Jakarta Pusat yang tak pernah tergenang justru kebanjiran salah satunya Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) yang berada di Jalan Diponegoro pada Minggu (23/2) lalu.

"Istilahnya cakep dari luar, tapi pas kita bongkar dan lihat ke dalam berantakan. Ini yang harus jadi perhatian. Wajar banjir kan sampai RSCM juga," kata dia.

Ketua DPRD DKI Temukan Kayu hingga Rongsokan di Bawah TrotoarGenangan air yang merendam peralatan medis di RSCM. (Dok. RSCM)

[Gambas:Video CNN]

Prasetyo mengatakan DPRD DKI akan segera memanggil dinas terkait untuk meminta kejelasan terkait penanganan lebih lanjut.

"Akan kita panggil melalui Komisi D dinas SDA dan Bina Marga sebenarnya bagaimana ini antisipasi mereka," kata dia.

Setidaknya, untuk ke empat kalinya Jakarta kembali dilanda banjir dalam dua bulan terakhir. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengklaim banjir yang terjadi karena cuaca dan hujan ekstrem. Adapun kawasan yang dilanda banjir beberapa waktu terakhir tergolong kawasan baru.

Beberapa di antaranya ialah kawasan Sunter, Kelapa Gading, dan Pulo Gadung. Sementara di kawasan Jakarta Pusat yang terendam banjir ada di Kemayoran, Cempaka Putih, dan Menteng.

(ctr/kid)