KCI Adakan Perubahan Jalur Akibat Genangan Air

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 25/02/2020 06:10 WIB
PT Kereta Commuter Indonesia mengumumkan perubahan jalur Kereta Commuter Line pada Selasa (25/2) akibat genangan air usai hujan lebat semalaman. Ilustrasi KRL. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Kereta Commuter Indonesia mengumumkan perubahan jalur Kereta Commuter Line pada Selasa (25/2). Perubahan ini disebabkan oleh genangan air akibat hujan lebat yang terjadi semalaman.

"Sehubungan adanya genangan air dampak hujan lebat, perjalanan KA di beberapa lintas berjalan hati-hati di lokasi. Perjalanan KA rute Bogor/Nambo/Depok-Angke/Jatinegara perjalanan hanya sampai Stasiun Manggarai," kata PT KCI dalam pernyataannya, Selasa (25/2).

"Perjalanan KA Cikarang/Bekasi-Jakarta Kota via Pasar Senen perjalanan KA sampai Stasiun Pasar Senen. Untuk perjalanan KA via Manggarai berjalanan normal. Untuk pembaharuan informasi kami akan informasikan secara berkala," lanjutnya.





PT KCI bukan hanya melaporkan ada genangan air ke rel kereta yang mengubah jalur rute Bogor/Nambo/Depok-Angke/Jatinegara, melainkan sempat menghambat perjalanan KA 1700 rute Jakarta Kota-Jatinegara via Pasar Senen. Namun hal itu sudah berhasil ditangani.

Hujan lebat yang melanda kawasan Jabodetabek sejak Selasa (25/2) dini hari menyebabkan banjir di sejumlah daerah. Di Bekasi, sejumlah daerah dilaporkan terendam mulai dari 30 sentimeter hingga 1,3 meter.

Sementara itu, di kawasan Harmoni, Jakarta Pusat, juga dilaporkan terjadi banjir. Menurut pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, genangan air sudah masuk ke rumah warga dan memaksa masyarakat menyelamatkan barang-barang berharga.

Beberapa daerah lain yang juga terdampak banjir adalah Jalan Kolonel Sutomo 2 Kebon Pala Jakarta Timur dengan banjir 30-40 sentimeter pada pukul 04.34 WIB, dan Harapan Indah Bekasi dengan ketinggian 30-40 sentimeter.


Bukan hanya itu, warga di Perumahan Bintara Jaya Bekasi Barat juga melaporkan mengalami banjir dengan ketinggian 30-40 sentimeter pada pukul 04.32 WIB, kemudian di Perumahan Jatimulya Regency Bekasi Timur dengan ketinggian 50-60 sentimeter pada pukul 04.28 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan peringatan dini pada Selasa (25/2) dini hari bahwa hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir terjadi di banyak daerah di sekitar Jabodetabek.

"Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 06.00," kata pernyataan BMKG dalam laman resminya, Selasa (25/2).

(end)