Terawan justru beranggapan makin lama berada di kapal tersebut kemungkinan justru makin sehat. Hal itu ia sampaikan merespons permintaan WNI ABK kapal Diamond Princess untuk segera dievakuasi pemerintah.
"Ya siapa tahu dengan makin lama makin sehat semua ya," kata Terawan di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (24/2)
Terawan mengatakan bahwa para ABK di kapal tersebut pasti sudah terbiasa bekerja di kapal pesiar selama berbulan-bulan. Terawan menyebut sudah mengerahkan tim psikiater untuk menjalin komunikasi dengan seluruh WNI di kapal pesiar tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kan kita tak tahu traumanya kenapa? traumanya Apakah kangen keluarga atau karena bosen?," kata Terawan.
[Gambas:Video CNN]
Terawan menegaskan bahwa evakuasi WNI dari kapal pesiar itu membutuhkan kehati-hatian yang sangat besar. Ia tak berkeinginan WNI di kapal itu justru menjadi positif virus corona saat tiba di Indonesia.
Ia lantas membandingkan penanganan pemerintah negara lain terhadap warganya yang dinilai sangat buru-buru. Akibatnya, jumlah penderita virus corona di beberapa negara melonjak karena gegabah.
"Bagaimana negara-negara tersebut keburu-buru melakukan evakuasi, dari yang tadinya sehat sampai di negaranya sakit. Artinya apa? Jadi positif. Kalau jadi positif jadi episentrum baru," kata dia. (rzr/ain)