Arie menuturkan, warga menuding banjir terjadi akibat luapan waduk JGC yang tidak terbendung. Warga menganggap luapan air mengalir ke permukiman.
"Mereka di sana mengadukan terkait pengelolaan air yang ditampung di waduk JGC," kata Arie di Mapolres Jakarta Timur, Rabu (26/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah ada solusi akan segera dilaksanakan kegiatan pembuatan saluran agar air yang ada di waduk JGC dialirkan ke BKT," jelas dia.
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu pihak PT Modernland Realty Tbk selaku pengelola JGC menjelaskan pembangunan waduk tersebut justru membantu penyerapan air untuk menanggulangi banjir di wilayah lingkar luar perumahan.
"Kami itu punya dua danau. Satu danau itu luasnya adalah 15,4 Ha. Itu kalau kami pernah hitung, bisa menampung 1 juta kubik debit air. Lalu danau kedua, itu hampir 3 Ha. Kalau kami hitung, itu bisa nampung 200 ribu debit air," jelas dia.
Kendati demikian, Hadi mengakui aliran air di kedua waduk tersebut masih belum sempurna, lantaran hujan dengan intensitas tinggi belakangan ini membuat danau meluap.
"Mungkin yang connecting ke luar itu yang belum sempurna. Jadi kalau itu memang problem di kami," kata dia. (mjo/osc)