Gerindra Setuju Pansus Banjir, Asal Bukan Pansus Anies

CNN Indonesia | Jumat, 28/02/2020 13:09 WIB
Gerindra Setuju Pansus Banjir, Asal Bukan Pansus Anies Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kemungkinan besar akan menghadapi sejumlah pertanyaan tentang banjir melalui pansus di DPRD DKI. (CNN Indonesia/Mesha Mediani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI, Syarif menyatakan pihaknya setuju dengan wacana pembentukan Panitia Khusus (pansus) terkait masalah banjir di DKI Jakarta.

Dukungan Gerindra terhadap pansus, kata dia, akan diberikan selama tujuan pansus tersebut fokus terhadap substansi penanggulangan banjir.

"Setuju, karena pansus itu sudah diberikan pemahaman ini bukan Pansus Anies tapi ini kan Pansus Penanggulangan Banjir," kata Syarif kepada CNNIndonesia.com, Jumat (28/2).


Syarif mengatakan Gerindra melihat pansus banjir adalah bentuk untuk mencari solusi. Sejauh ini, kata Syarif, Anies sudah cukup baik dalam menanggulangi banjir dengan indikator adalah banjir yang lekas surut.
Syarif bahkan membandingkan jumlah daerah yang terdampak banjir di Era Anies yang diklaim lebih baik. Saat ini, kata dia, daerah terdampak banjir tergolong sedikit dibandingkan kepemimpinan sebelumnya.

"Orang tidak banyak tahu bahwa genangan tahun ini enggak banyak cakupan tidak lebih 300 RW ketimbang tahun sebelumnya 400-700 RW. Ini yang belum ter-publish dengan baik," lanjut dia.

Jika berperan dalam pansus banjir nanti, Gerindra, kata dia, akan menelusuri lebih jauh peran-peran DKI dan peran pemerintah pusat dalam menangani banjir. Syarif menggarisbawahi bahwa banjir di Jakarta bukan hanya tanggung jawab pemerintah provinsi.

"Kan harus dibicarakan banjir yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat terutama untuk pengelolaan 13 sungai itu," tutup dia.

[Gambas:Video CNN]

Ketua DPRD DKI Jakarta diketahui sudah mengeluarkan surat persetujuan untuk pembentukan pansus. Dewan Kebon Sirih kini tengah dalam persiapan setiap fraksi mengirimkan anggotanya untuk masuk ke dalam pansus tersebut.

Seluruh Fraksi disebut menyetujui pansus banjir, tak terkecuali partai pendukung Anies. Adapun Pansus ini nantinya akan membicarakan banjir yang menggenangi sekitar 294 RW di Jakarta pada Selasa (25/2).

Gairah mendorong pembentukan pansus diketahui juga datang dari fraksi NasDem. Wakil Ketua Komisi D asal NasDem, Nova Paloh menyatakan Komisi D sebagai rekan kerja dari Dinas Sumber Daya Air sudah berkali-kali mengingatkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta soal banjir. Namun, menurut Nova tidak ada pergerakan signifikan dari DKI untuk mengendalikan banjir.

Sebelum banjir kita panggil, pas banjir kita panggil sampai kemarin setelah banjir kita panggil apa persiapannya tapi ya saya lihat kayaknya (DKI) tidak ada keseriusan," ujar dia. (ctr/ain)