Dinkes DKI Bantah Isu Virus Corona Masuk Ibu Kota

CNN Indonesia | Sabtu, 29/02/2020 16:03 WIB
Dinkes DKI mengakui ada 115 orang dalam pemantauan kesehatan dan 32 pasien dalam pengawasan, namun sejauh ini belum ada yang terjangkit virus corona. Antisipasi penyebaran virus corona di Indonesia oleh petugas kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta membantah kabar yang menyatakan bahwa virus corona (Covid-19) telah masuk ke ibu kota. Kabar itu diketahui beredar melalui sebuah foto paparan materi Dinas Kesehatan yang tidak dijelaskan secara utuh.

"Pada slide tersebut yang dimaksudkan dengan 'kasus Covid-19' adalah menunjukkan pasien dengan dugaan awal Covid-19, karena memiliki gejala dan riwayat perjalanan dari negara terjangkit," kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti melalui keterangan resmi yang dikutip oleh CNNIndonesia.com, Sabtu (29/2).

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini, hasil pemeriksaan sampel yang dilakukan oleh Litbangkes Kementerian Kesehatan RI telah menyatakan tidak terdapat pasien terjangkit virus corona di DKI Jakarta.


Lebih lanjut, Widyastuti merinci setidaknya terdapat 115 orang yang sedang dalam proses pemantauan kesehatan, dan 32 pasien lain dalam pengawasan. Pasien itu tersebar di 5 wilayah Kota Administrasi di Jakarta dan luar Jakarta.

Widyastuti menuturkan pengawasan itu berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi (PE).

"Kami terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan RI dan instansi terkait dalam melaksanakan pengawasan dan pemantauan," jelas dia.

Ia pun meminta agar masyarakat tidak mudah mempercayai informasi dan pemberitaan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya masyarakat perlu melakukan konfirmasi terhadap informasi yang diterima.

"Informasi lebih lanjut terkait COVID-19 dapat menghubungi Call Center Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta di nomor 081388376955," kata dia.

[Gambas:Video CNN]
Virus corona telah menyebar di berbagai negara di dunia. Hingga Sabtu ini total korban meninggal akibat wabah virus corona mencapai 2.924 orang. 

Berdasarkan peta persebaran virus Corona dari Johns Hopkins CSSE, korban meninggal terbanyak masih berasal dari China Daratan yang mencapai 2.727 korban.

Sementara itu, pemerintah Indonesia sampai hari ini mengklaim negatif corona. Meski demikian sebagian pihak menilai pemerintah belum sepenuhnya transparan dalam antisipasi wabah corona. (mjo/wis)