WNI Diamond Princess Diobservasi 28 Hari di Sebaru Kecil

CNN Indonesia
Minggu, 01 Mar 2020 13:38 WIB
Masa observasi WNI dari kapal Diamond Princess diobservasi lebih diduga terkait dengan virus corona yang sudah bermutasi di kapal pesiar tersebut. WNI dari Kapal Pesiar Diamond Princess akan dijemput dan diobservasi selama 28 hari. (Kenzaburo Fukuhara/Kyodo News via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah menyatakan 68 Warga Negara Indonesia (WNI) Anak Buah Kapal (ABK) Kapal MV Diamond Princess akan diobservasi selama 28 hari. Observasi bakal dilakukan sejak mereka tiba di Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Berdasarkan rencana pemerintah, 68 WNI dijemput dengan pesawat milik Garuda Indonesia dari Bandara Internasional Haneda, Jepang menuju Bandara Kertajati di Jawa Barat.

"Minggu malam, 1 Maret 2020, akan ada pendaratan 68 ABK MV Diamond Princess. Kemudian, mereka langsung dipindahkan ke Pulau Sebaru Kecil untuk menjalani transit observasi yang direncanakan selama 28 hari," ungkap Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman dalam keterangan resmi, Minggu (1/3).


Fadjroel mengatakan observasi akan diisi dengan kegiatan-kegiatan yang juga dilakukan 238 WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China pada awal Februari lalu. Begitu pula dengan 188 WNI dari Kapal MV World Dream di Hong Kong.

"Mereka akan menjalani transit observasi beserta kegiatan rutin berupa ibadah, makan tiga kali sehari, olahraga dan pemeriksaan kesehatan rutin, dan lain-lain," ujarnya.

Kemudian, mereka akan diawasi pula oleh para petugas dari Kementerian Kesehatan, TNI, Polri serta kementerian/lembaga terkait lain. Hal ini, sambungnya, sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 4 Tahun 2019 tentang Peningkatan Kemampuan dalam Mencegah, Mendeteksi, dan Merespons Wabah Penyakit, Pandemi Global, dan Kedaruratan Nuklir, Biologi, dan Kimia.

Fadjroel menegaskan bahwa langkah evakuasi WNI ini merupakan perintah langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) guna melindungi WNI di luar negeri dari wabah virus corona atau Covid-19. Selain itu, ia menyatakan kondisi para WNI sudah terbukti negatif dari virus tersebut.

"Semua WNI dalam evakuasi kemanusiaan ini dinyatakan negatif Covid-19 secara medis sesuai protokol WHO," tuturnya.
[Gambas:Video CNN]
Ia mengatakan kepala negara juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menjaga kesehatan sesuai dengan petunjuk Kementerian Kesehatan serta Dinas Kesehatan di daerah masing-masing.

Observasi terhadap WNI di Kapal Diamond Princess selama 28 hari tidak sama dengan yang diberlakukan terhadap WNI asal Wuhan, China. Kala itu, mereka diobservasi di Natuna, Kepulauan Riau hanya selama 14 hari. WNI ABK Kapal World Dream juga akan menjalani observasi selama 14 hari di Pulau Sebaru Kecil. 

Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan, Achmad Yurianto pernah mengatakan bahwa virus corona di kapal Diamond Princess telah bermutasi. Ada perbedaan gejala yang timbul.

"Pada kelompok ini (Kapal Pesiar Diamond Princess) sudah dikhawatirkan munculnya mutasi baru dari Covid 19, karena dari referensi yang kami baca, kelihatannya sekarang justru positif, tapi gejala klinisnya makin ringan," ucap Yurianto, di Jakarta, Jumat (21/2).

WNI anak buah kapal Diamond Princess juga sebelumnya telah diobservasi oleh pemerintah Jepang selama 14 hari. Dengan demikian, para WNI ABK Diamond Princess bakal merasakan observasi selama 42 hari.
(uli/bmw)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER