Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) MUI Anwar Abbas merespons kabar masuknya 30 investor yang sebagian di antaranya berasal dari luar negeri. Abbas meminta pemerintah, jika kabar itu benar, jangan sampai ibu kota baru nantinya dikuasai asing.
"Kalau yang terakhir ini yang terjadi tentu hal tersebut akan sangat-sangat kita sesalkan," kata dia, dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Minggu (1/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena selama ini yang kita tahu bila investor sudah mau berinvestasi maka tentu keuntungannya sudah terang benderang dan akan lebih banyak jatuh ke tangan mereka," katanya.
[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan sebelumnya menyebut 30 investor tertarik ikut membangun ibu kota baru. Mereka tak hanya berasal dari dalam, tapi juga luar negeri.
Investor itu rata-rata perusahaan besar. Mereka memiliki bisnis beragam, mulai dari listrik hingga kendaraan.
"Saya baru dikirim list-nya, sudah hampir 30 perusahaan besar yang ingin berpartisipasi. Mereka dari Amerika ingin masuk, Jepang masuk, Abu Dhabi (UEA) masuk, Singapura, banyak sekali," katanya seperti dikutip dari Antara, Rabu (26/2).