Takut Corona, Warga Korsel Bunuh Diri di Solo

CNN Indonesia | Minggu, 01/03/2020 23:59 WIB
WNA asal Korsel meninggalkan surat wasiat di kamar hotel tempatnya menginap di Solo. Isinya bercerita mengenai kekhawatiran atas kondisi kesehatannya. Foto mikroskopis virus corona. (Dok. CDC/Dr. Fred Murphy via Wikimedia Commons)
Jakarta, CNN Indonesia -- Diduga depresi telah terinfeksi virus corona (Covid-19), seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan (Korsel) melakukan bunuh diri di Solo, Jawa Tengah.

Seperti disiarkan CNNIndonesia TV, peristiwa itu terjadi pada 23 Februari lalu di sebuah hotel di Solo.

Kapolresta Solo Kombes Pol Andy Rifai mengatakan di dalam kamar hotel tersebut ada surat wasiat yang ditulis dalam bahasa Korea.


"Kita lihat dari dia meninggalkan surat wasiat itu dalam bentuk ulisan Korea bila diterjemahkan, 'dia merasa dirinya... karena sakit tidak sembuh-sembuh, kemudian dia mungkin merasa dirinya telah terkena virus [corona] itu.," ujar Andy Rifai.

Diketahui korban sebelumnya pernah melakukan perjalanan ke Dalian (China) lalu kembali ke Korsel pada Januari lalu, dan melanjutkan perjalanan ke Solo.

"Untuk memastikan telah dilaksanakan uji laboratorium dan sudah ada jawabannya bahwa korban negatif terkena virus corona itu," ujar Andy Rifai.

[Gambas:Video CNN]
Sementara itu, jenazah JEH telah dikremasi di rumah duka Tiong Ting, Jebres, Solo. Dan, abunya dibawa kembali keluaganya ke Korsel.

"Minggu lalu memang ada warga korea.... setela kami cek warga korea itu dikirim dari rmah sakit bahkan didampingi oleh petugas dari rumah sakit Moewardi untuk dilakukan kremasi dan abunya dibawa kembali ke Korea," ujar Pengurus Rumah Duka Tiong Ting, Sumartono Hadintoto.

Sebelumnya, saat masih berada di RSUD Dr Moewardi, jasad JEH diketahui sempat disimpan di ruang isolasi. Itu dilakukan sesuai prosedur standar operasional mengatasi dugaan penyakit dan riwayat perjalan ke daerah terpapar virus corona.


Masalah depresi jangan dianggap enteng. Jika Anda pernah memikirkan atau merasakan tendensi bunuh diri, mengalami krisis emosional, atau mengenal orang-orang dalam kondisi itu, Anda disarankan menghubungi pihak yang bisa membantu, misalnya saja Komunitas Save Yourselves https://www.instagram.com/saveyourselves.id, Yayasan Sehat Mental Indonesia melalui akun Line @konseling.online, atau Tim Pijar Psikologi https://pijarpsikologi.org/konsulgratis.


(CNNIndonesia TV/kid)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK