Menkes Soal Insentif Staf Medis: Mereka Bangga Dilibatkan
CNN Indonesia
Selasa, 03 Mar 2020 04:42 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengklaim tenaga medis bangga dilibatkan dalam penanganan infeksi Virus Corona yang disebutnya sebagai bentuk bela negara.
Hal ini dikatakannya saat ditanya soal insentif atau tambahan penghasilan khusus bagi tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menangani pasien atau suspect Virus Corona.
"Dia diberi penghargaan saja sudah bahagianya luar biasa, apalagi dilibatkan turut serta membela negara dalam hal ketahanan kesehatan nasional ini," katanya, saat ditemui di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, Senin (2/3).
"Jadi itu adalah kebanggaan mereka untuk dilibatkan dalam mengatasi permasalahan Corona," dia menambahkan.
Saat didesak lebih jauh mengenai insentif yang akan diberikan kepada tenaga medis, Terawan hanya tersenyum.
[Gambas:Video CNN]
Ia hanya mengimbau agar seluruh warga negara Indonesia ikut berjuang melawan virus sesuai bidangnya masing-masing.
"Pertahanan di [bidang] kesehatan ini semua warga negara itu terlibat, baik itu unsur media, baik itu dokter, atau itu unsurnya kita semua aparat pemerintah," ucapnya.
Tak ketinggalan, Terawan menyarankan masyarakat untuk berdoa sebagai langkah selanjutnya.
"Berjuang bersama-sama kita lawan itu corona dengan doa dan ikhtiar," katanya.
Sebelumnya, Pemerintah Singapura, dikutip dari Straits Times, menyiapkan anggaran 800 juta dolar Singapura bagi tenaga medis yang bekerja di garis depan penanganan Virus Corona.
(mel/arh)
Hal ini dikatakannya saat ditanya soal insentif atau tambahan penghasilan khusus bagi tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menangani pasien atau suspect Virus Corona.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat didesak lebih jauh mengenai insentif yang akan diberikan kepada tenaga medis, Terawan hanya tersenyum.
Ia hanya mengimbau agar seluruh warga negara Indonesia ikut berjuang melawan virus sesuai bidangnya masing-masing.
"Pertahanan di [bidang] kesehatan ini semua warga negara itu terlibat, baik itu unsur media, baik itu dokter, atau itu unsurnya kita semua aparat pemerintah," ucapnya.
Tak ketinggalan, Terawan menyarankan masyarakat untuk berdoa sebagai langkah selanjutnya.
Sebelumnya, Pemerintah Singapura, dikutip dari Straits Times, menyiapkan anggaran 800 juta dolar Singapura bagi tenaga medis yang bekerja di garis depan penanganan Virus Corona.
(mel/arh)