Hal itu disampaikan Ma'ruf saat berpidato di depan ratusan peserta Rakernas Ikatan Dai Indonesia, di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (9/3).
"Kami mohon agar dakwah yang kita bawakan itu dakwah yang sesuai dengan suasana kedamaian itu, tak membawa ayat-ayat perang," kata Ma'ruf.
Ma'ruf menegaskan Indonesia saat ini dalam kondisi damai dan aman. Oleh karena itu, penggunaan ayat-ayat perang tak tepat digunakan oleh para dai karena bertentangan dengan kondisi Indonesia saat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, Ma'ruf meminta agar para dai menggunakan ayat-ayat dan narasi damai dalam berdakwah.
[Gambas:Video CNN]
"Kalian adalah pendakwah, bukan hakim, yang menghakimi memberi vonis apa itu namanya, vonis-vonis. Saya ingin mengajak mari kita ambil peran umat terbesar di negeri ini," kata Ma'ruf.