Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan DP tidak melawan saat ditangkap.
"Tersangka ini ditangkap karena ikut Jamaah Ansharut Daulah wilayah Pekanbaru," kata Bayu kepada CNNIndonesia.com, Rabu (11/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepolisian langsung membawa DP ke Pekanbaru, Riau guna penyelidikan lebih lanjut serta pengembangan kasus.
[Gambas:Video CNN]
Belum lama terjadi pelemparan bom pipa oleh terduga teroris, WF, saat hendak ditangkap Densus 88 pada awal Februari lalu. Dia lantas ditembak hingga tewas.
WF melempar bom pipa tersebut merupakan terduga teroris JAD Pekanbaru, Riau. Peristiwa terjadi di Desa Tolam, kecamatan Bunut, Pelalawan, Riau.
Karopenmas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono menyatakan WF sudah berencana menuju Suriah. Hasil penyelidikan, WF juga diketahui berperan sebagai perekrut anggota dengan menjadi admin grup WhatsApp. (bmw/adb/bmw)