Golkar Desak Pemerintah Libatkan Pemda Atasi Corona

CNN Indonesia | Jumat, 13/03/2020 23:50 WIB
Golkar Desak Pemerintah Libatkan Pemda Atasi Corona I;ustrasi. (CNN Indonesia/Damar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua DPP Partai Golkar Muetya Hafid mendesak pemerintah pusat melibatkan pemerintah daerah (pemda) dalam menangani penyebaran virus corona (covid-19). Ia meminta pemerintah perlu meningkatkan komunikasi

"Jadi saya rasa pemerintah pusat harus memaksimalkan komunikasi dengan pemerintah daerah dalam hal apapun, termasuk melibatkan mereka untuk sosialisasi dan perang melawan virus corona ini," kata Meutya dalam 'Diskusi Bersatu Melawan Corona', di Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (13/3).
Meutya menyatakan pemahaman pemda dalam penanganan virus yang mulai menyebar dari wilayah Wuhan, China sejak Januari lalu masih sangat rendah.

Menurutnya, pemerintah pusat melakukan koordinasi dan sosialisasi bersama dengan pemerintah daerah. Ia khawatir virus corona semakin menyebar karena buruknya koordinasi antara pemerintah pusat dengan pemda.


"Jangan sampai hanya karena masalah koordinasi, sosialisasi, membuat virus ini jadi lebih kuat dari pada kita," ujarnya.
Golkar Desak Pemerintah Libatkan Pemda Atasi CoronaFoto: CNNIndonesia/Basith Subastian
Meskipun demikian, ketua komisi I DPR itu tetap mengapresiasi penunjukan juru bicara pemerintah untuk penanganan corona. Namun ia menilai, upaya sosialisasi yang dilakukan pemerintah tersebut masih kurang masif.

"Pemerintah pusat perlu merangkul operator-operator, televisi, untuk memberikan informasi pencegahan dan pengobatan virus corona," tuturnya.

Merujuk Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, pemerintah bersama pemerintah daerah, masyarakat bertanggung jawab melakukan upaya pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan penyakit menular serta akibat yang ditimbulkannya.

Selain itu, pemerintah daerah secara berkala menetapkan dan mengumumkan jenis dan persebaran penyakit yang berpotensi menular dan atau menyebar dalam waktu yang singkat, serta menyebutkan daerah yang dapat menjadi sumber penularan. (mel/fra)