Sempat Positif, Hasil Cek Lab Pasien Corona di Manado Negatif

CNN Indonesia | Minggu, 15/03/2020 22:12 WIB
Ketua Satgas Covid-19 Sulut Debbie Kalalo menyebut pasien positif corona sepulang umrah dinyatakan negatif berdasarkan dua kali pemeriksaan laboratorium. Ilustrasi pasien corona. (CNN Indonesia/Damar).
Manado, CNN Indonesia -- Ketua Satgas Covid 19 Sulawesi Utara Debbie Kalalo mengatakan satu pasien yang sebelumnya terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona hasilnya negatif setelah menjalani dua kali pemeriksaan laboratorium.

Saat ini pasien tersebut masih dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof. Kandou Malalayang, Manado.

"Pemeriksaan laboratorium kedua, hasilnya negatif," kata Debbie dalam keterangan tertulisnya, Minggu (15/3).


Meski negatif, kata Debbie, pasien tersebut tetap akan menjalani pemeriksaan lanjutan. Total akan ada delapan rangkaian pemeriksaan yang harus dilewati sebelum dinyatakan benar-benar sembuh.

"Saat ini pasien masih dalam perawatan isolasi di RSUP Prof. Kandou Manado dalam kondisi stabil," ujarnya.

Menurut Debbie, pasien tersebut sudah melakukan kontak dekat dengan 37 orang. Pihaknya telah melakukan pemeriksaan laboratorium dari semua yang melakukan kontak dengan pasien.

"Hasilnya akan diketahui dalam waktu yang tidak lama lagi," jelas Debbie.

Debbie juga meminta masyarakat untuk tenang dan tidak panik, dan tidak perlu berbelanja logistik berlebihan.

[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya satu warga Sulut berjenis kelamin pria berusia 51 tahun dinyatakan positif virus corona setelah pulang umrah.


Pengumuman itu membuat Pemerintah Kota Manado dan Pemerintah Kota Kotamobagu meliburkan seluruh sekolah selama dua pekan.

Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow juga melarang seluruh pegawai negeri sipil di lingkungannya bepergian ke luar daerah.

Universitas Sam Ratulangi Manado mengambil kebijakan menerapkan sistem kuliah online sampai batas waktu yang ditentukan kemudian. (ron/osc)