Cerita soal sosok Handoko diunggah oleh pemilik akun Noviana Kusumawardhani di laman Facebook pribadinya. Ia mengunggah foto Handoko yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) berwarna putih dan memakai masker.
Dalam unggahannya, Noviana meminta doa dari netizen untuk keselamatan dan kesehatan Handoko. Unggahan Noviana sampai saat ini sudah disukai lebih dari 8.500 kali dan dibagikan lebih dari 5.600 kali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
CNNIndonesia.com sudah mencoba mengkonfirmasi unggahan tersebut. Namun, sampai berita ini ditulis, belum ada respons dari Noviana terkait unggahannya yang viral.
"Semua dokter (spesialis) paru, meskipun di rumah sakit non-rujukan, kalau ada (pasien) Covid-19 pasti menangani," kata Agus saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (17/3).
Dihubungi terpisah, Juru bicara pemerintah RI untuk kasus corona Achmad Yurianto mengatakan, pemerintah juga tak bisa melarang kehendak Handoko turut menangani kasus corona.
"Enggak ada masalah, kalau dokter, dokter yang asli. Ini kan profesi, sepanjang dia masih punya sertifikat menjalani profesinya enggak ada masalah, kan enggak ada batasan jadi dokter sampai umur sekian," ujar Yurianto saat dihubungi CNNIndonesia.com.
Yuri mengaku mengenal sosok Handoko. Menurut dia, Handoko merupakan salah satu dokter senior di bidang spesialisasi paru.
"Dia sudah tahu risikonya, udah senior banget. Saya yang harus belajar sama dia," jelasnya.
Lihat juga:Pemerintah Punya 10 Ribu Tes Kit Corona Baru |