Acara Ijtima Dunia Zona Asia di Gowa Resmi Ditunda

osc | CNN Indonesia
Rabu, 18 Mar 2020 23:47 WIB
Forkompinsa dan Forkompinda akan mengatur kepulangan ribuan jamaah usai tabligh akbar Ijtima Dunia Zona Asia 2020 di Gowa, Sulses remsi ditunda. Ilustrasi tabligh akbar. (CNN Indonesia/adhi wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Acara Ijtima Dunia Zona Asia 2020 di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan resmi ditunda. Penundaan ini setelah pihak pemerintah daerah bersama TNI dan kepolisian melakukan rapat bersama panitia penyelenggara bahwa Indonesia tengah melakukan pencegahan virus corona dengan kebijakan melarang kegiatan-kegiatan yang mengundang keramaian.

"Jadi rencana mereka akan membatalkan kegiatan itu. Ini kesepakatan dengan panitia karena kan program pemerintah dalam rangka pencegahan penularan virus corona. Mereka mengerti itu," kata Pangdam Hasanuddin, Mayjen TNI Andi Simangaruka kepada CNNIndonesia.com, Rabu (18/3).

Andi mengatakan, ribuan jamaah yang sudah hadir akan dipulangkan ke daerah atau tempat masing-masing. Mengingat juga banyak peserta yang berasal dari luar negeri.

Kata Andi, di bawah koordinasi Forkompinda dan Forkompinsa yang dipimpin Gubernur Sulsel dan Bupati Gowa, kepulangan jamaah akan diatur. Terutama dari lokasi acara di di kompleks Pesantren Darul Ulum, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa menuju ke pelabuhan, bandara, dan terminal.


"Besok pagi mereka kembali ke masing-masing tempat mereka. Kita menyiapkan kendaraan dari lokasi ke pelabuhan atau bandara. Karena tentu ada yang pulang melalui jalur darat, udara, maupun laut. Kita siapkan," kata Andi.

Diketahui sedikitnya 6.000 peserta Ijtima Dunia Zona Asia 2020 sudah tiba di Gowa. Mereka datang tak cuma dari penjuru Indonesia, tapi juga dunia. Acara tabligh akbar ini diadakan di kompleks Pesantren Darul Ulum, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dan rencana digelar pada 19-22 Maret.

Acara Ijtima Dunia 2020 Zona Asia di Gowa mendapat sorotan karena digelar di tengah Indonesia waspada wabah virus corona. Sampai hari ini, telah ada 227 kasus positif corona di Indonesia. Paling banyak terjadi di Jakarta. Dari jumlah tersebut, 19 orang meninggal dunia dan 11 orang sembuh dari Covid-19.


Sebelum di Indonesia, Penyelenggara Ijtima Dunia 2020 Zona Asia sudah mengadakan acara serupa di Sri Petaling, Malaysia, 28 Februari-1 Maret lalu. Dalam Tabligh Akbar tersebut, sedikitnya 696 warga negara Indonesia (WNI) menjadi peserta.

Setelah acara di Sri Petaling, Pemerintah Malaysia mengumumkan ada 117 kasus baru positif corona, 80 di antaranya terkait klaster Tabligh Akbar Sri Petaling. (osc/osc)
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER