Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Maarif mengatakan Hanif tak hadir karena mengikuti imbauan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjaga jarak (social distancing) untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19).
"Iya (batal ceramah karena imbauan Anies mencegah corona). Saya juga dengar acara dibatalkan," kata Slamet kepada CNNIndonesia.com, Kamis (19/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar penyelenggaraan acara tersebut beredar di media sosial lewat sebuah poster. Dalam poster, sejumlah tokoh disebut akan hadir, seperti musisi sekaligus pendakwah Rhoma Irama dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
"Ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. Kami sampaikan imbauan Pak Presiden dan Pak Gubernur, alhamdulillah sudah diputuskan dalam rapat malam Rabu kemarin," kata Aroman kepada CNNIndonesia.com, Kamis (19/3).
Sebelumnya, Imam Besar FPI Rizieq Shihab juga telah meminta seluruh jamaahnya untuk menunda seluruh kegiatan yang melibatkan banyak orang. Begitu juga Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Presiden Joko Widodo.
Kasus penularan virus corona (Covid-19) di Indonesia telah mencapai angka 227 orang pada Rabu (18/3). Pemerintah mencatat sudah ada 19 orang yang meninggal dunia karena virus itu dan 11 orang yang telah dinyatakan sembuh.
Menurut data Pemprov DKI Jakarta, dari laman corona.jakarta.go.id per hari Kamis (19/3) pukul 11.42 WIB tercatat jumlah pasien positif mencapai 208 orang.
Dari angka 208 orang tersebut, jumlah orang yang tengah dirawat ialah sebanyak 108 orang, 13 dinyatakan sembuh dan 17 dinyatakan meninggal. DKI juga menerapkan self isolation bagi 70 orang.