Ramadan tahun ini jatuh pada 24 April. Menurut Mahfud pemerintah telah mendiskusikan langkah-langkah yang akan dilakukan selama Ramadan di tengah deraan corona.
Lihat juga:SBY: Corona is Real, Not Fiction, Not Hoax |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sekarang ini harus sudah mulai berbicara bagaimana pengumpulan orang di saat teraweh, buka bersama, terutama nanti saat mudik lebaran," katanya.
"Nanti semua komando ada di gugus tugas BNPB yang akan informasikan setiap protokol dan perkembangan tentang pengendalian situasi ini," jelasnya.
Lebih lanjut, Mahfud menyatakan keamanan di Indonesia kondusif meski warga yang terpapar virus corona terus bertambah setiap hari.
Pemerintah hingga saat ini berusaha meminimalisir penyebaran Covid-19 ini melalui gerakan social distance. Kebijakan lockdown yang telah dilakukan beberapa negara belum masuk opsi penanganan Covid-19.
"Yang penting masyarakat tertib, yang penting tahu bahwa ini demi keselamatan bersama. Semuanya perlu ada dalam satu komando demi keselamatan kita. Yaitu komando yang ditetapkan oleh pemerintah di mana presiden sudah membentuk gugus tugas yang dipimpin oleh BNPB," katanya. (tst/wis)