TNI Pakai Hercules Jemput Alkes Corona dari China
CNN Indonesia
Jumat, 20 Mar 2020 12:14 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jendral (Mayjen) Sisriadi mengatakan penjemputan alat kesehatan (alkes) untuk penanganan Virus Corona dari China akan dilakukan pihaknya dengan menggunakan pesawat Hercules C-130.
"Sekarang pesawat C-130 dan crew sudah siap," ujarnya melalui pesan tertulis, Jumat (20/3).
Selanjutnya, Sisriadi mengatakan pesawat itu direncanakan berangkat tanggal 21 Maret 2020 dengan jumlah kru 18 orang.
"Berangkat tanggal 21 (Maret), dan masih menunggu konfirmasi," tambahnya.
"Standard, maksudnya ada cabin crew dan handling crew. Totalnya ada 18 orang," imbuh Sisriadi.
[Gambas:Video CNN]
Sehari sebelumnya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto untuk menyediakan pesawat guna mengambil alkes di Shanghai, China yang nantinya digunakan di Indonesia untuk menanggulangi Covid-19.
Permintaan Prabowo dituangkan dalam Surat Menteri Pertahanan bernomor B/667/M/III/2020 yang ditujukan langsung kepada Panglima TNI.
"Mohon Panglima TNI dapat memberikan dukungan pesawat terbang dalam rangka pengambilan alat kesehatan yang berada di Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok," bunyi surat yang diterima CNNIndonesia.com dan ditanda-tangani langsung oleh Prabowo.
Dalam surat itu dijelaskan beberapa alat kesehatan yang ingin diambil dari China. Di antaranya, disposable mask, masker N-95, protective clothing, goggles, gloves, shoe covers, infrared thermometer, dan surgical caps.
Dahnil Anzhar Simanjuntak, Staff Khusus Kementerian Pertahanan Bidang Komunikasi Publik Kemenhan, mengatakan penggunaan pesawat TNI dipertimbangkan untuk mempermudah proses birokrasi antara kedua negara.
"Agar mempermudah proses G to G dan cepat dibandingkan menggunakan fasilitas lain," kata Dahnil, Kamis (19/3).
(ndn/arh)
"Sekarang pesawat C-130 dan crew sudah siap," ujarnya melalui pesan tertulis, Jumat (20/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Standard, maksudnya ada cabin crew dan handling crew. Totalnya ada 18 orang," imbuh Sisriadi.
Sehari sebelumnya, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto meminta Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto untuk menyediakan pesawat guna mengambil alkes di Shanghai, China yang nantinya digunakan di Indonesia untuk menanggulangi Covid-19.
Permintaan Prabowo dituangkan dalam Surat Menteri Pertahanan bernomor B/667/M/III/2020 yang ditujukan langsung kepada Panglima TNI.
"Mohon Panglima TNI dapat memberikan dukungan pesawat terbang dalam rangka pengambilan alat kesehatan yang berada di Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok," bunyi surat yang diterima CNNIndonesia.com dan ditanda-tangani langsung oleh Prabowo.
Dahnil Anzhar Simanjuntak, Staff Khusus Kementerian Pertahanan Bidang Komunikasi Publik Kemenhan, mengatakan penggunaan pesawat TNI dipertimbangkan untuk mempermudah proses birokrasi antara kedua negara.
"Agar mempermudah proses G to G dan cepat dibandingkan menggunakan fasilitas lain," kata Dahnil, Kamis (19/3).
Foto: Laudy gracivia |
Foto: Laudy gracivia