Bekasi Gelar Rapid Test Corona bagi Petugas Medis di Stadion

CNN Indonesia | Rabu, 25/03/2020 14:33 WIB
Pemkot Bekasi menggelar rapid test (tes massal) virus corona bagi petugas medis di Stadion Patriot para Rabu (25/3) mulai pukul 9 pagi hingga 13.00 WIB. Ilustrasi. Petugas medis di Bekasi mulai melakukan rapid test virus corona. (Foto: iStockphoto/busracavus)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Kota Bekasi menggelar rapid test atau tes cepat massal virus corona (Covid-19) bagi petugas medis di Stadion Patriot Chandrabaga (PCB), Bekasi, Rabu (25/3). Rapid test tersebut digelar mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB siang.

"Hari ini memang di stadion ada rapid test," ujar juru bicara Pemkot Bekasi Victor Yudistira saat dikonfirmasi oleh CNNIndonesia.com melalui pesan singkat.

Selain bagi petugas medis, Victor mengatakan, rapid test juga akan dilakukan bagi warga yang termasuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).


Namun rapid test bagi warga akan dilakukan secara door to door atau mengunjungi rumahnya secara langsung.

"Setelah itu ada visit mengunjungi warga yang ODP dan PDP," katanya.

Pemkot Bekasi sebelumnya membatalkan rapid test Covid-19 yang rencananya digelar Selasa (24/3) kemarin. Rapid test itu dibatalkan setelah mempertimbangkan kemungkinan penularan dari orang ke orang dalam kerumunan saat melakukan tes massal tersebut.

[Gambas:Video CNN]

Untuk itu, rapid test di stadion hari ini hanya diprioritaskan bagi petugas medis. Dari foto yang beredar, terlihat sekelompok orang yang tengah menunggu di dalam stadion. Mereka umumnya mengenakan masker.

Pada Minggu (22/3), Ridwan Kamil telah mengatakan bahwa Jabar menyediakan tiga tempat tes massal Covid-19. Selain Stadion PCB Bekasi, tempat lainnya yakni di Stadion Pakansari Bogor, dan Stadion Si Jalak Harupat Bandung.  

Berbeda dengan Pemkot Bekasi, Pemkot Depok memindahkan lokasi rapid test virus corona dari alun-alun ke Puskesmas. ODP dan Pasien dalam Pengawasan (PDP) menjadi prioritas pelaksanaan rapid test di Depok.

"Terkait dengan rencana rapid test, perlu kami sampaikan beberapa kebijakan, terutama perubahan tempat untuk rapid test bagi ODP. Semula yang akan dilaksanakan di alun-alun dibatalkan dan an berubah pelaksanaannya di seluruh puskesmas di Kota Depok," kata Wali Kota Depok, Mohammad Idris, dalam keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (24/3). 

Sementara itu, kasus virus corona di Indonesia hingga Selasa (24/3) mencapai 686 dengan 55 dinyatakan meninggal dan 30 pasien sembuh. (pris/evn)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK