PKS Soal Jubir Jokowi Minta Setop Kritik: Masker Saja Tak Ada

CNN Indonesia | Senin, 23/03/2020 16:54 WIB
PKS Soal Jubir Jokowi Minta Setop Kritik: Masker Saja Tak Ada Kader PKS Mardani Ali Sera mempertanyakan klaim pemerintahan Jokowi soal ketersediaan 50 juta masker yang tak ditemukan di lapangan. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyatakan cara pandang pemerintah keliru dalam merespons berbagai kritik terkait kebijakan pemerintah dalam penanggulangan Virus Corona (Covid-19).

Pihak pengkritik, kata Mardani, memiliki semangat untuk mencegah ledakan korban akibat Virus Corona, serta mengonfirmasi kesesuaian pernyataan penguasa dengan kondisi di lapangan.

Sebelumnya, Juru Bicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rahman, meminta semua pihak berhenti melancarkan kritik negatif terhadap langkah yang dilakukan pemerintah dalam menanggulangi Virus Corona.


"Salah kalau pemerintah punya cara pandang ini kritik dan menyalahkan. Justru kita ingin mencegah agar pandemi ini tidak meledak. Korban bisa diminimalkan. Kalau tidak diingatkan untuk benar dan akurat kebijakan pemerintah, rakyat yang menanggung akibatnya," kata Mardani lewat pesan singkatnya kepada CNNIndonesia.com, Senin (23/3).

Dia menegaskan bahwa tidak ada pihak yang ingin menyalahkan atau mengkritik pemerintah. Pihaknya hanya ingin mengingatkan agar pemerintah bertindak dengan benar serta akurat dalam menangani penyebaran Covid-19.

[Gambas:Video CNN]
Mardani, yang juga Anggota Komisi II DPR RI itu, mencontohkan dengan pernyataan Jokowi soal jumlah masker yang berbanding terbalik dengan kondisi di lapangan. Bahwa, sejumlah dokter dan rumah sakit sudah berteriak karena mengalami kekurangan alat pelindung diri (APD) dalam menanganani pasien Corona.

"Contoh, Presiden bilang ada 50 juta masker, kenyataannya tidak ada di lapangan. [Pemerintah menyatakan] APD ada. Kenyataannya banyak dokter dan rumah sakit teriak kekurangan APD dan angka korban kematian dri kalangan tenaga medis tinggi," kata Mardani.

Sebelumnya, Jokowi menyebut stok masker di dalam negeri aman. Ia pun meminta warga tak panik memborongnya.

"Informasi yang saya terima, stok yang di dalam negeri kurang lebih 50 juta masker ada," ujar Jokowi saat memberikan keterangan di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3).

(mts/arh)