Kontak dengan ASN Positif Corona, Bupati Bantul Isolasi Diri
CNN Indonesia
Selasa, 24 Mar 2020 01:02 WIB
Yogyakarta, CNN Indonesia -- Bupati Bantul, Suharsono, mengisolasi diri setelah sempat menjenguk salah seorang aparatur sipil negara (ASN) yang ternyata dinyatakan positif terinfeksi virus corona.
"Saya mengisolasikan diri sejak hari Rabu (18/3), tapi dihitung sejak saya besuk di RS UII tanggal 9 Maret 2020," ujar Suharsono kepada CNNIndonesia.com, Senin (23/3).
Suharsono mengaku sudah melakukan cek di laboratorium. Namun, hasilnya baru akan diketahui pada 25 Maret mendatang.
"Saya tidak ada keluhan fisik sampai sekarang," katanya.
Suharsono pun mengatakan bahwa selama isolasi, ia tetap menjalankan tugas sebagai kepala daerah meski dari rumah. Sementara itu, ia juga menunda semua kegiatan yang melibatkan banyak orang.
Salah seorang ASN di Bantul memang dinyatakan positif Covid-19 pada 18 Maret lalu. Sebelum dinyatakan positif Corona, ASN tersebut sempat menjalani perawatan medis di RS UII Yogyakarta pada 6-11 Maret.
Pasien sempat dinyatakan membaik hingga diperbolehkan pulang. Namun, pada 16 Maret, ASN tersebut dirujuk ke RSUD Panembahan Senopati, Bantul, karena mengalami gejala seperti Covid-19.
[Gambas:Video CNN]
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY, Pembajun Setyaning Astutie, mengatakan bahwa sejak ASN tersebut dinyatakan positif, pihaknya langsung melakukan tracing.
Namun, pihaknya tak mengetahui secara persis orang-orang turut membesuk pasien bersama Bupati Bantul.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, sendiri sudah mengimbau warga yang merasa kurang sehat untuk mengisolasi diri sendiri selama 14 hari untuk mencegah penyebaran virus corona. (has/sut/has)
"Saya mengisolasikan diri sejak hari Rabu (18/3), tapi dihitung sejak saya besuk di RS UII tanggal 9 Maret 2020," ujar Suharsono kepada CNNIndonesia.com, Senin (23/3).
Suharsono mengaku sudah melakukan cek di laboratorium. Namun, hasilnya baru akan diketahui pada 25 Maret mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang ASN di Bantul memang dinyatakan positif Covid-19 pada 18 Maret lalu. Sebelum dinyatakan positif Corona, ASN tersebut sempat menjalani perawatan medis di RS UII Yogyakarta pada 6-11 Maret.
[Gambas:Video CNN]
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY, Pembajun Setyaning Astutie, mengatakan bahwa sejak ASN tersebut dinyatakan positif, pihaknya langsung melakukan tracing.
Namun, pihaknya tak mengetahui secara persis orang-orang turut membesuk pasien bersama Bupati Bantul.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, sendiri sudah mengimbau warga yang merasa kurang sehat untuk mengisolasi diri sendiri selama 14 hari untuk mencegah penyebaran virus corona. (has/sut/has)