PAN Ikut Tolak Tes Corona Anggota DPR dan Keluarga

CNN Indonesia | Rabu, 25/03/2020 03:45 WIB
PAN Ikut Tolak Tes Corona Anggota DPR dan Keluarga Ketua PAN Zulkifli Hasan. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/)
Jakarta, CNN Indonesia -- Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) di DPR menolak pelaksanaan tes virus corona (Covid-19) khusus untuk 575 orang anggota DPR RI dan keluarga.

Anggota Fraksi PAN Zainuddin Maliki menyatakan fraksinya mendesak agar pimpinan DPR RI segera meminta Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI untuk membatalkan rencana penyelenggaraan kegiatan tersebut.

"Pimpinan DPR sebaiknya segera meminta agar kesekjenan membatalkan kegiatan tersebut," kata Zainuddin lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Selasa (24/3).


Dia menyampaikan bahwa anggaran pelaksanaan kegiatan tes tersebut merupakan hasil sumbangan pimpinan dan anggota DPR RI. Namun PAN berpendapat tes virus corona sebaiknya dibatalkan karena telah dinilai janggal oleh publik.

Kalaupun ada sumbangan, lanjutnya, lebih bagus jika uang tersebut diberikan kepada masyarakat yang lebih membutuhkan.

Fraksi PAN, lanjut Zainuddin, berpandangan bahwa keselamatan tenaga medis dan masyarakat yang terpapar virus corona harus diutamakan untuk saat ini.

Di tengah situasi seperti saat ini, menurutnya, semua pihak harus cerdas dan arif dalam menetapkan skala prioritas penanganan virus corona.

"Saya agak terkejut mendengar usulan itu. Tiba-tiba kok malah anggota DPR dan keluarganya yang diutamakan. Padahal, jelas kasat mata, banyak tenaga medis dan masyarakat yang terpapar. Merekalah yang lebih penting untuk didahulukan," kata dia.

Zainuddin juga menyampaikan bahwa DPR sebaiknya fokus mencari jalan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan kompleks dalam penanganan virus corona di Indonesia.

Dia menambahkan, tes virus corona sebaiknya dilaksanakan secara individu saja.

[Gambas:Video CNN]
"Kalau dilaksanakan kolektif itu tidak baik. DPR dinilai hanya mau menyelamatkan diri sendiri dan keluarganya," ungkap Zainuddin.

Sikap serupa juga disuarakan Fraksi PKS. Juru Bicara PKS Pipin Sopian meminta para wakil rakyat untuk tidak memikirkan dirinya sendiri. Menurut Pipin, banyak masyarakat dari berbagai kalangan yang lebih membutuhkan ketimbang anggota dewan.

"Sebaiknya rapid test bagi anggota DPR RI dan keluarga pekan ini dibatalkan. Kami tidak setuju karena ada banyak masyarakat kecil dan tim medis yang merawat pasien Covid-19 lebih membutuhkan segera," kata kepada wartawan, Selasa (24/3).

 Sebelumnya, publik menyoroti rencana tes kesehatan terkait virus corona (khusus untuk 575 orang anggota DPR RI dan keluarganya. Rencana tes tersebut menjadi sorotan karena dilakukan di saat banyak pasien corona tidak bisa mengakses fasilitas kesehatan.

Tes itu akan digelar di dua kompleks perumahan DPR RI akhir pekan ini. Sekjen DPR RI Indra Iskandar mengatakan tes kesehatan itu merupakan permintaan para anggota dewan. Dana yang digunakan berasal dari patungan para anggota DPR RI. (mts/wis)