"ICW mengkritik dan menilai kerja KPK saat ini kami yakini atas dasar cinta," ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri melalui keterangan tertulis, Selasa (24/3).
"Kritik, saran dan masukan yang disampaikan oleh pihak mana pun termasuk dari ICW, tentu KPK terima sebagai perbaikan kerja-kerja mendatang," lanjut dia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bersama penegak hukum lain dan masyarakat dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi," ucap dia.
Peneliti ICW Kurnia Ramadhana menilai Firli dkk minim prestasi namun sarat kontroversi. Ia mengungkapkan tujuh catatan yang menjadi faktor kegagalan Jenderal bintang tiga itu bersama empat komisioner lain memimpin KPK.
Selain itu, data penindakan yang turun, publikasi 36 penghentian perkara di tingkat penyelidikan, serta acap kali melakukan pertemuan dengan pihak tertentu termasuk pihak berperkara.
"Ini jelas menggambarkan bahwa para komisioner KPK tidak memahami pentingnya menjaga independensi kelembagaan," ucap Kurnia.
CNNIndonesia.com sudah berupaya menghubungi lima komisioner KPK melalui pesan singkat. Namun, hingga berita ini ditulis, masih belum diperoleh jawaban.