Wakil Ketua Komisi X Hetifah Sjaifudian mengonfirmasi pengajuan anggaran itu. Hetifah bilang Nadiem mengajukannya pada rapat dalam jaringan (daring) bersama Komisi X DPR RI, Senin (23/3) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertama, program edukasi. Nadiem akan menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) kepada mahasiswa kedokteran dan keperawatan. Mereka akan dipersiapkan untuk terjun membantu penanganan corona.
Mantan Bos Gojek itu juga akan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas rumah sakit pendidikan. Sebanyak 13 RS pendidikan dan 13 Fakultas Kedokteran/Keperawatan akan disiapkan menjadi pusat tes atau rumah sakit rujukan corona.
[Gambas:Video CNN]
Nadiem juga akan menggunakan sebagian dari Rp305 miliar untuk membeli peralatan medis habis pakai, seperti masker, reagen, dan alat pelindung diri (APD).
Hingga Senin (24/3), tercatat ada 579 orang positif virus corona (Covid-19) di Indonesia. Sebanyak 49 orang meninggal dunia dan 30 lainnya sembuh. Indonesia menjadi negara dengan rasio kematian akibat corona tertinggi di dunia. (dhf/wis)