Seorang PDP Corona Meninggal di RSPI Sulianti Saroso

CNN Indonesia | Selasa, 24/03/2020 16:18 WIB
Satu orang pasien dalam pengawasan di RSPI SuliantI Saroso meninggal. Hingga Selasa (24/3), ada 25 orang pasien yang masih dirawat di RSPI. RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) terkait virus corona (Covid-19) yang diisolasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso meninggal dunia, Senin (23/3). Belum diketahui indikasi terinfeksi corona pada pasien tersebut.

"Kemarin, PDP meninggal satu orang," kata Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril, dalam keterangan video yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (24/3) 

Namun, Syahril tidak merinci jenis kelamin maupun sejak kapan PDP tersebut dirawat di RSPI. 

Selain PDP yang meninggal, ia mengatakan, hingga Selasa (24/3), RSPI Sulianti Saroso masih merawat 25 pasien terkait corona. Dari jumlah tersebut, 10 pasien dinyatakan positif corona, dan 15 orang lainnya PDP.

"Dari pasien tadi, empat orang (dirawat) di ruang ICU karena keadaan umumnya kurang baik dan saat ini menggunakan ventilator," katanya.


[Gambas:Video CNN]

Dari empat orang itu, kata Syahril, tiga diantaranya positif dan seorang PDP. "Sedangkan pasien lain saat ini kondisinya masih stabil dalam keadaan yang baik secara umum," ucap dia.

Ia mengatakan, RSPI Sulianti Saroso kini juga telah melakukan perluasan ruang isolasi menjadi 30 tempat tidur. Awalnya, RSPI hanya memiliki kapasitas ruang isolasi sebanyak 11 tempat tidur.

"Untuk Alat Pelindung Diri (APD) alhamdulillah di RSPI ini masih cukup, kemarin baru mendapatkan tambahan dari BNPB melalui kementerian kesehatan dan dinas kesehatan yang saat ini cukup untuk sampai seminggu ke depan," ucap dia.

(yoa/ugo)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK