"Makan pagi, tanggung jawab lurah, RT/ RW. Untuk makan siang dan malam kita yang tanggung. Sudah dari kemarin kita salurkan," kata Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat Ngapuli Parangin-angin saat dihubungi, di Jakarta, Selasa (24/3) seperti dilansir Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, terhitung sudah ada 324 boks makanan yang disalurkan kepada keluarga-keluarga yang diharuskan melakukan isolasi diri itu.
![]() |
Pendistribusian makanan ke rumah warga dilakukan petugas kelurahan dengan anjuran yang disarankan ahli medis dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat.
"Saran kami pintunya rumah warganya diketuk, lalu petugas beritahu makanannya di depan pintu, habis itu petugas bisa langsung pergi. Sehingga tidak perlu adanya kontak fisik dan mengurangi potensi penyebaran Covid-19," kata Ngapuli.
[Gambas:Video CNN]
"Kemudian yang melakukan self isolation ada 106. PDP kita total akumulasi sejak awal Maret ada 800, 589 masih dirawat dan 271 sudah pulang sehat," kata Widyastuti.
DKI juga melakukan pendataan orang dalam pemantauan (ODP). Widyastuti memaparkan sejak awal Maret, ada 1.730 ODP yang dipantau, 444 masih dipantau dan 1.286 orang telah selesai menjalani pemantauan.
Di Jakarta, jumlah terbanyak ada di Jakarta Selatan yakni 407 ODP, disusul Jakarta Timur 293 ODP dan Jakarta Utara 273 ODP. Di luar DKI Jakarta ODP yang dipantau 315.
