Pangdam Jaya: Hentikan Hoaks, Jangan Memperkeruh Suasana

CNN Indonesia | Kamis, 26/03/2020 15:19 WIB
Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyanto menyebut banyak hoaks tentang corona di media sosial. Dia meminta masyarakat menghentikan penyebaran berita bohong. Ilustrasi. (Dok. Istimewa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyanto mengingatkan masyarakat untuk menghentikan pembuatan dan penyebaran berita hoaks tentang Rumah Sakit Darurat Corona di Wisma Atlet Kemayoran.

"Saya mengimbau kepada siapapun, yang membuat berita hoaks, berita yang tidak bertanggung jawab agar hentikan, jangan kita memperkeruh suasana," kata Eko dalam konferensi pers di Gedung Graha BNPB, Kamis (26/3).

Eko mengungkapkan beberapa hari ini telah ada berita hoaks tentang rumah sakit darurat yang beredar di media sosial.


Salah satunya, informasi untuk menghubungi seorang dokter jika ingin dirawat di rumah sakit darurat Wisma Atlet.

"Di medsos beredar, apabila ingin masuk ke rumah sakit harap hubungi dokter dengan diberi nomor handphone, itu semua adalah berita hoaks," tutur Eko.
Jumlah hoaks tentang corona terus bertambah. Polri mencatat jumlah kasus terkait penyebaran hoaks tentang corona sebanyak 41 kasus per Senin (23/3).

Jumlah ini meningkat sebanyak 11 kasus jika dibandingkan data per 19 Maret 2020 yang tercatat sebanyak 30 kasus.

"Sudah 41 kasus hoaks tentang corona diproses," kata Kadiv Humas Polri Irjen M. Iqbal.

[Gambas:Video CNN]


Iqbal menuturkan sampai saat ini kepolisian juga terus melakukan patroli siber untuk menangani penyebaran hoaks tentang virus corona ini.

Iqbal menyebut kepolisian juga memiliki tim di berbagai satuan untuk melakukan kontra narasi terkait hoaks-hoaks yang beredar di masyarakat.

"Kami punya tim di berbagai satuan untuk melakukan kontra narasi hingga terwujud edukasi untuk netizen," ujarnya.
(dis/ugo)