Jemaah Masjid Kebon Jeruk Dipindah ke RS Wisma Atlet, 97 WNA

CNN Indonesia | Minggu, 29/03/2020 02:02 WIB
Jemaah Masjid Kebon Jeruk Dipindah ke RS Wisma Atlet, 97 WNA Wisma Atlet Kemayoran menjadi RS Darurat untuk Covid-19. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 183 jemaah Masjid Kebon Jeruk, Tamansari Jakarta Barat dipindahkan ke Rumah Sakit Darurat untuk Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Kloter pertama tadi 39 orang sudah diberangkatkan ke Wisma Atlet Kemayoran. Sisanya akan bertahap," kata Wali Kota Jakarta Barat Rustam Effendi di Jakarta, Sabtu (28/3) seperti dilansir Antara.

Pemindahan jemaah yang kini berstatus orang dalam pemantauan (ODP) tersebut diakomodasi Pemerintah Kota Jakarta Barat dengan bus wisata. Pemindahan jamaah ke RS Darurat Wisma Atlet akan dituntaskan hingga Minggu.


"Mudah-mudahan [Sabtu] malam ini atau besok [Minggu] sudah pada pindah semua," kata Rustam.

Dari 183 jamaah itu, Sebanyak 97 warga negara asing (WNA) yang merupakan Jamaah Tabligh diisolasi di RS Wisma Atlet.

Kasdam Jaya sekaligus Wakil Kogasgabpad, Brigjen TNI M Saleh menyatakan menurut informasi yang diterima dari Pemerintah Kota Jakarta Barat, terdapat total 208 pasien, yang terdiri atas 106 warga negara Indonesia (WNI) dan 102 WNA.

Dari total jumlah WNA tersebut, lima di antaranya akan langsung kembali ke negara asal yakni Palestina. Dengan demikian, total jumlah WNA yang dirujuk ke RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet ada 97 orang.

[Gambas:Video CNN]
Diberitakan sebelumnya, ratusan jamaah Masjid Jami Kebon Jeruk berstatus orang dalam pemantauan (ODP), setelah tiga WNI diduga terpapar virus corona dan dibawa ke RS Darurat Wisma Atlet terlebih dahulu.

Sebanyak tiga orang itu terdiri atas seorang warga Sumatera Utara dan dua orang asal Aceh.

Sejauh ini, sebanyak 335 pasien dirawat inap di rumah sakit darurat untuk penanganan Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, terhitung hingga Sabtu, pukul 13.00 WIB. Dari jumlah tersebut, 80 orang sudah dikonfirmasi positif, sedangkan 216 lainnya pasien dalam pengawasan (PDP), dan 39 lainnya Orang Dalam Pemantauan (ODP).

(Antara/kid)