Polisi Klaim Belum Ada Penutupan Jalan Jakarta Imbas Corona

CNN Indonesia | Minggu, 29/03/2020 21:18 WIB
Polisi merespons informasi soal penyekatan sejumlah ruas jalan di wilayah Jakarta Selatan imbas corona yang beredar di masyarakat. Ilustrasi jalan di Jakarta. (ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)
Jakarta, CNN Indonesia -- Informasi soal penyekatan sejumlah ruas jalan di wilayah Jakarta Selatan beredar di masyarakat. Dari informasi yang dihimpun, dokumen itu berjudul Data Lokasi Penyekatan KLB Covid-19 Sat Lantas Jakarta Selatan. Dalam dokumen itu, setidaknya ada 14 ruas jalan yang akan disekat imbas virus corona.

Namun, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Sri Widodo membantah soal informasi penyekatan jalan tersebut. Ia menyebut sampai saat ini tidak ada penutupan jalan.

"Belum ada penutupan-penutupan atau pengalihan," kata Sri saat dikonfirmasi, Minggu (29/3).


Sri menuturkan dokumen tersebut hanya merupakan skema penutupan jalan yang bakal dilakukan kepolisian jika pemerintah memutuskan untuk melakukan lockdown.


Sri menegaskan bahwa penutupan jalan tidak akan dilakukan sebelum pemerintah membuat keputusan terkait lockdown.

"Semua pelaksanaan pasti ada sprint (Surat perintah tugasnya)," ucap Sri.

Selain informasi penutupan jalan di wilayah Jaksel, informasi soal penutupan jalan di Jakarta Timur juga beredar. Dari informasi yang dihimpun, dokumen itu berjudul Rencana Pengamanan Alih Arus Penyekatan Sat Lantas Polres Metro Jakarta Timur.

Namun, Kasat Lantas Polres Metro Jaktim AKBP Suhli menyebut bahwa dokumen itu hanya merupakan konsep pengamanan jika nanti telah diputuskan tidak ada arus mudik.

"Itu konsep, tidak ada mudik, nanti, tapi ini baru konsep," ucap Suhli.

[Gambas:Video CNN]

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana memerintahkan seluruh Kapolres di wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk membuat rencana pengamanan terkait penutupan jalan keluar-masuk Jakarta di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Perintah itu tertuang dalam surat telegram nomor STR/414/III/OPS.2./2020 yang ditandatangani oleh Karo Ops Polda Metro Jaya Kombes Marsudianto.

Dalam surat telegram itu, Kapolda Metro Jaya meminta seluruh Kepala Bagian Operasional Polres untuk menyiapkan data terkait rencana pengamanan untuk penutupan jalan keluar-masuk Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan perintah terkait rekayasa lalu lintas itu bertujuan untuk memetakan situasi keramaian lalu lintas di masing-masing wilayah.

Sekarang situasi Jakarta masih social distancing, physical distancing, tidak ada karantina wilayah atau lockdown. Tapi, kita harus tetap latihan, apapun yang terjadi kita sudah latihan," ucap Yusri, Minggu (29/3).

(dis/DAL)