Tiga Pasien Covid-19 di Malang Sembuh dan Bisa Pulang

CNN Indonesia | Minggu, 29/03/2020 21:45 WIB
Kabag Humas Pemkot Malang mengatakan tiga pasien yang sudah sembuh itu sebelumnya dirawat isolasi di dua rumah sakit di kota tersebut. Perawat dengan mengenakan APD berupa baju Hazmat merawat pasien Covid-19. (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)
Surabaya, CNN Indonesia -- Tiga pasien positif virus corona (Covid-19) di Kota Malang, Jawa Timur, telah dinyatakan sembuh sepenuhnya, per Sabtu (28/3) sore. Mereka pun telah diizinkan pulang ke rumahnya masing-masing. 

"Kami kabarkan kabar bahagia di mana untuk pasien positif Covid-19 sebanyak 3 orang, alhamdulillah bersyukur kepada Allah SWT tiga-tiganya sembuh," Kepala Bagian Humas Pemkot Malang, Nur Widianto, saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Minggu (29/3).

Widianto mengatakan, tiga pasien tersebut, dua di antaranya sebelumnya dirawat di RSSA Kota Malang dan satu lainnya di RST Soepraoen Malang. Hasil uji swab mereka dinyatakan negatif. 


"Masa rawat untuk pasien positif ini, rata-rata berkisar 9-10 hari, namun demikian meskipun sudah dinyatakan dan sudah pulang ke rumah, tim medis tetap menitipkan pesan kepada tiga pasien dimaksud untuk tetap menjalankan isolasi mandiri secara ketat," kata Widianto. 

Pemerintah Kota Malang, kata dia, pun bersyukur atas kesembuhan ketiganya. Namun demikian para pasien sembuh tersebut akan tetap dipantau ketat oleh Satgas Covid-19 Pemkot Malang, untuk perkembangan kondisinya. 

"Informasi ini patut kita syukuri bersama bahwa Covid-19 atau corona dapat disembuhkan," ujarnya.

Positif Covid di Jatim 90 Orang, 13 Sembuh

Secara keseluruhan jumlah pasien positif corona (Covid-19) di Jawa Timur terus bertambah. Per Minggu (29/3) ada 90 pasien positif. Jumlah itu bertambah 13 orang dari catatan Sabtu kemarin yakni 77 orang. 

"Per pukul 16.00 WIB hari ini, yang konfirmasi positif ada 90 orang di Jatim," ujar Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (29/3).

13 pasien baru itu: 2 di Situbondo, 2 Lumajang, 1 Surabaya, 1 Sidoarjo, 1 Kota Malang, 1 Jember, 1 Banyuwangi, 1 Pamekasan, 1 Tulungagung, 1 Blitar, dan 1 Jombang.

Tak hanya itu, ada empat daerah baru yang terjangkit virus corona. Empat daerah ini sebelumnya tak memiliki pasien positif. Namun, kini masuk ke kategori zona merah. 

"Kita juga melihat beberapa daerah yang hari ini menjadi merah tambahan. Misal Pamekasan, Banyuwangi, [Tulungagung] dan Jombang," kata Khofifah.

Selain itu, Khofifah juga menyebut ada 5 pasien tambahan baru yang dinyatakan sembuh. Sehingga total pasien sembuh di Jatim menjadi 13 orang. Kendati demikian, ada pula sebanyak 3 pasien dinyatakan meninggal dunia. Sehingga kini total pasien positif corona yang meninggal di Jatim ada 7 orang.

"Kita juga ikut berduka karena ada tiga yang meninggal. Satu Surabaya, satu Magetan dan satu Gresik," ucapnya.

[Gambas:Video CNN]
Sementara itu, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim juga terus meningkat. Terkonfirmasi ada penambahan 39 PDP. Dari yang semula 307, kini menjadi 336 PDP. Lalu untuk kategori orang dalam pemantuan (ODP) di Jatim juga melonjak signifikan. Tercatat ada penambahan 503 ODP. Data kemarin (28/3) menyebut 4.568, saat ini sudah mencapai 5.071 ODP.

"Dan yang ODP 5.071 (orang), yang PDP ada 336 orang," kata Khofifah. 

Mantan Menteri Sosial pun meminta masyarakat Jawa Timur untuk menambah kewaspadaan, seiring meningkatnya angka warga yang terinfeksi Covid-19.

(frd/kid)