Di Tengah Corona, Pemudik Masuk Wonogiri Capai 27 Ribu Orang

CNN Indonesia | Selasa, 31/03/2020 14:18 WIB
Pemda Wonogiri berupaya semaksimal mungkin melakukan screening terhadap para pemudik yang masuk di termina Wonogiri. Ilustrasi pemudik. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jumlah pendatang yang dikabarkan masuk Wonogiri, Jawa Tengah dikabarkan telah mencapai 27 ribu orang, per Selasa (31/3). Angka ini terus meningkat, jika dibandingkan pada sehari sebelumnya yang juga mencapai 25 ribu orang.

Peningkatan pendatang yang teridentifikasi sebagai pemudik itu terus meningkat meski pemerintah berulang kali mengimbau warga untuk tidak pulang kampung, menekan penyebaran virus corona.
"Sudah menyentuh angka 27 ribu. Itu baru pemudik yang menggunakan transportasi bus, belum menggunakan transportasi yang lain," ujar Bupati Wonogiri, Joko Sutopo dalam wawancara bersama CNNIndonesia TV, Selasa (31/3).

Joko mengatakan, sebagai langkah antisipasi, petugas di terminal langsung menjalankan proedur kesehatan, mengecek suhu tubuh para pendatang, khususnya di Terminal Giri Adipura.


"Bila ada yang terlewat, kepada para Ketua RT dan RW di Kabupaten Wonogiri untuk memantau setiap pemudik di wilayahnya," tegas Joko.

[Gambas:Video CNN]
Di Tengah Corona, Pemudik Masuk Wonogiri Capai 27 Ribu OrangFoto: CNN Indonesia/Fajrian

Joko juga mengimbau kepada para pendatang untuk memeriksakan diri bila mengalami gejala klinis awal. Para pendatang diarahkan untuk lebih dulu ke puskesmas atau faskes terdekat.

Sementara itu, laporan pasien positif corona di Wonogiri, per hari ini tercatat ada 17 Pasien Dalam Pemantauan (PDP), satu diantaranya meninggal dunia.

"Satu orang sembuh, 11 dalam pemulihan, 5 dalam penanganan medis di RSUD Kabupaten Wonogiri. Terus ODP 113 orang," kata dia.
Sementara itu seperti diketahui, secara nasional, jumlah pasien positif corona per Senin (30/3) berada di angka 1.414 kasus. Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 122 orang, dengan jumlah yang sembuh 75 orang.

"Penambahan konfirmasi kasus positif mencapai 129 orang. Sehingga, total kasus 1.414," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan persnya, di gedung BNPB, Jakarta, Senin (30/3). (ndn/ain)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK