Satu Pasien Corona di Wisma Atlet Meninggal

CNN Indonesia | Selasa, 31/03/2020 13:48 WIB
Pasien berusia 23 tahun ini sudah menjalani perawatan di RS Darurat Corona Wisma Atlet sejak 24 Maret. Kondisinya memburuk sejak kemarin, Senin (30/3) sore. Ilustrasi (CNN Indonesia/Joko Panji Sasongko)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komandan Satuan Tugas Kesehatan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Brigjen TNI Agung Hermawanto mengatakan seorang pasien yang dirawat terkait virus corona meninggal dunia semalam, Senin (30/3).

Pasien berusia 23 tahun itu meninggal karena gagal nafas atau pneumonia suspect covid (PDP), syok hypovolemic dd/syok sepsis dan hematemesis.
"Telah meninggal dunia salah satu pasien RS Darurat Covid-19 Wisma Atlit," kata Agung melalui rilis yang diterima CNNIndonesia.com, Selasa (31/3).

Agung menjelaskan pasien telah dirawat sejak 24 Maret lalu. Namun, kondisi pasien menurun pada sore hari kemarin. Pihaknya pun langsung melakukan perawatan intensif yang ditangani tim dokter dan tim ahli.


"Kondisi pasien semakin memburuk dan walau tim dokter telah mengerahkan segala kemampuannya, pasien pada akhirnya meninggal pada pukul 20.52 WIB," ujarnya.

"Jenazah dalam proses pengurusan pemakaman yang dilaksanakan sesuai protokol Covid-19," kata Agung menambahkan.
[Gambas:Video CNN]
Dari data yang diterima per pagi hari ini, jumlah pasien yang dirawat di RS Darurat Corona Wisma Atlet mencapai 413 orang. Dari jumlah itu, 101 orang dinyatakan positif tertular virus corona.

Sementara, sampai kemarin, Senin (30/3), jumlah pasien yang positif terjangkit virus corona di Indonesia mencapai 1.414 jiwa. Dari jumlah itu, 122 orang meninggal dunia dan 75 orang lainnya dinyatakan sembuh. (tst/fra)