36 Remaja Aksi Balap Liar saat PSBB di Makassar Berstatus ODP

CNN Indonesia | Selasa, 28/04/2020 01:15 WIB
Ilustrasi Balap Liar Motor Ilustrasi balap liar. (Foto: Istockphoto/Brazzo)
Makassar, CNN Indonesia -- Kapolrestabes Makassar sekaligus Wakil ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19, Kombes Polisi Yudhiawan Wibisono membubarkan puluhan remaja dalam aksi balap liar pada Senin (27/4) dini hari. Pembubaran tersebut merupakan bagian dari operasi PSBB.

Sekitar 36 remaja beserta sepeda motor yang digunakan untuk aksi balap liar berhasil diamankan ke Mapolsek Mariso oleh petugas gabungan kepolisian dan TNI.

Yudhi mengatakan orang tua beserta ketua RT dan RW di daerah tempat tinggal para remaja dipanggil ke kantor polisi untuk mendapat pengarahan. Sementara para remaja yang diamankan mendapat hukuman dengan digunduli kepalanya dan diperlakukan sebagai ODP (orang dalam pemantauan).


Para ketua RT dan RW diharuskan melakukan pengawasan kepada ke-36 remaja berstatus ODP itu. Ketika dicek suhu, tidak ada satu pun remaja yang memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius.

Kendati demikian, status ODP diberikan untuk mewaspadai jika ada diantar mereka yang terinfeksi tanpa gejala.

Insert Artikel - Waspada Virus CoronaFoto: CNN Indonesia/Fajrian
Insert Artikel - Waspada Virus Corona

"Remaja para pelaku balap liar ini akan diperlakukan sebagai ODP dan harus jalani isolasi mandiri. Masing-masing orang tuanya dipanggil serta pengurus RT/ RW untuk melakukan pengawasan," kata Yudhiawan.

Untuk memaksimalkan penerapan PSBB ini, Yudhiawab mengatakan akan mengambil  tindakan tegas, terarah dan terukur dalam penegakan hukum di Kota Makassar sesuai undang-undang yang berlaku jika menemukan keramaian atau berkumpulnya orang banyak. 

Sementara itu, Kasubag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Edhy Supriady mengatakan, sebelumnya aksi balap liar tersebut sempat viral di media sosial.

Warga sekitar lokasi balap liar di Jalan Metro Tanjung Bunga mengaku sangat terganggu. Personel kepolisian khusus yang menerima laporan kemudian menangani balap liar dengan terjun ke lokasi kejadian dan melakukan patroli keliling hingga malam hari.

"Tapi rupanya para pelaku balap liar ini memanfaatkan cela saat polisi tidak lagi di tempat. Mereka kemudian melakukan aksi balap liarnya saat waktu usai sholat subuh. Akhirnya dipimpin Kapolrestabes selaku ketua tim gugus memimpin langsung aksi balap liar itu," kata Edhy (svh)

[Gambas:Video CNN]