DKI Perpanjang Penutupan Tempat Wisata Demi Cegah Corona

CNN Indonesia | Sabtu, 04/04/2020 12:18 WIB
DKI Perpanjang Penutupan Tempat Wisata Demi Cegah Corona Ilustrasi tempat wisata (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang masa penutupan kegiatan operasional industri pariwisata guna mengantisipasi penyebaran wabah virus corona (Covid-19). Perpanjangan penutupan ini dilakukan selama 17 hari.

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 184/SE/2020 tentang Perpanjangan Penutupan Sementara Kegiatan Operasional Industri Pariwisata dalam Upaya Kewaspadaan terhadap Penularan Infeksi Corona Virus Disease (Covid-19).

"Yakni mulai 3 April 2020 hingga 19 April 2020," demikian bunyi rilis Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang sudah dikonfirmasi langsung kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia, Sabtu (4/4).


Cucu menambahkan terdapat empat kegiatan usaha yang ditutup, yakni arena permainan ketangkasan keluarga manual, mekanik dan/atau elektronik anak-anak/keluarga. Kemudian Gelanggang Rekreasi Olahraga (GOR), Usaha Jasa Salon Kecantikan/Jasa Perawatan Rambut, dan Penyelenggaraan Kegiatan MICE/Ballroom/Balai pertemuan.

"Kebijakan ini juga merupakan tindak lanjut dari Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 361 Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Tanggap Darurat Bencana Covid-19 di Provinsi DKI Jakarta, terhitung sejak 3 April 2020 sampai dengan 19 April 2020," katanya.

[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta sudah lebih dulu menutup 14 kegiatan usaha selama dua pekan terhitung sejak 23 Maret hingga 5 April 2020.

Kegiatan usaha itu antara lain Klab Malam, Diskotek, Pub/ Musik Hidup, Karaoke Keluarga, Karaoke Executive, Bar/ Rumah Minum, dan Griya Pijat.

Kemudian SPA, Bioskop, Bola Gelinding, Bola Sodok, Mandi Uap, Seluncur, serta Arena permainan ketangkasan manual, mekanik dan/atau elektronik untuk orang dewasa.

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, ada 1.071 orang yang positif terinfeksi virus corona di ibu kota hingga Sabtu (4/4). Sebanyak 98 di antaranya meninggal dunia dan 58 dinyatakan sembuh.

Di lingkup nasional, ada 1.986 orang positif terinfeksi Covid-19 per Jumat (3/4). Dari jumlah tersebut, 181 di antaranya wafat dan 134 sembuh.

(ryn/bmw)