Wisma Atlet Rawat 519 Pasien, 254 Positif Corona

CNN Indonesia | Sabtu, 04/04/2020 13:10 WIB
Jumlah pasien positif yang dirawat di RS Darurat Corona Wisma Atlet Kemayoran bertambah 89 orang menjadi 254. Ilustrasi foto RS Darurat Corona Wisma Atlet Kemayoran (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta merawat 519 pasien dalam pengawasan (PDP) dan positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Data itu diumumkan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Laksamana Madya TNI Yudo Margono pukul 08.00 WIB, Sabtu (4/4)

"Rinciannya 334 Pria dan 185 Wanita," ujar Yudo dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Sabtu (4/4).

Yudo menuturkan dari jumlah tersebut, sebanyak 254 orang dinyatakan positif corona. Angka ini bertambah sebanyak 12 orang dari data sebelumnya. Sementara 190 orang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 75 orang dalam status pemantauan (ODP).


"Jumlah positif Covid-19, 254 orang," kata Yudo.

Wisma Atlet Kemayoran telah beroperasi sebagai Rumah Sakit Darurat Corona sejak 23 Maret. Fasilitas di sana diklaim mampu menampung hingga 3.000 pasien yang terdiri dari 1.700 orang di tower 7 dan 1.300 orang di tower 6.

Selain itu, pemerintah juga telah menyiapkan tower 4 dan tower 5 untuk digunakan sebagai tempat perawatan jika nantinya jumlah pasien melonjak.

[Gambas:Video CNN]
Selain di Kemayoran, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga menyiapkan Wisma Atlet Jakabaring menjadi fasilitas penanganan Covid-19. Namun, Gubernur Sumsel Herman Deru menyatakan wisma atlet itu dijadikan orang dalam pemantauan (ODP) Center.

Sebanyak 900 kamar di Wisma Atlet Jakabaring akan digunakan untuk perawatan. Daya tampung maksimal fasilitas ini merawat 2.000 ODP.

Pemerintah pada Jum'at (3/4) mengumumkan jumlah pasien positif 1.986 kasus. Dari jumlah itu, korban meninggal mencapai 181 jiwa, dan yang sembuh 134 orang.

"Pada hari ini ada penambahan 196 orang, sehingga jumlah kasus positif menjadi 1.986," ujar Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, Jumat (3/4).

(ryn/bmw)