Dirawat 17 Hari karena Corona, Kondisi Bima Arya Membaik

CNN Indonesia | Minggu, 05/04/2020 15:38 WIB
Wali Kota Bogor, Bima Arya, menyatakan kondisi kesehatannya semakin membaik selama dirawat lebih dari dua pekan karena positif virus corona. Ilustrasi Wali Kota Bogor, Bima Arya. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Bogor, CNN Indonesia -- Kondisi Wali Kota Bogor, Bima Arya, yang dirawat akibat positif terinfeksi virus corona (Covid-19) dilaporkan terus membaik.

Bima dirawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor selama 17 hari atau lebih dari dua pekan.


Melalui akun media sosial Instagram, @bimaaryasugiarto, Bima menyatakan tidak lagi mengalami sakit.


"Hari ini hari ke-17 saya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor. Alhamdulillah, kondisi semakin membaik. Ketika masuk ke rumah sakit yang dirasakan adalah tidak nyaman di tenggorokan, agak batuk-batuk kemudian lemas, mual dan tidak nafsu makan. Di sini saya memaksakan diri untuk melahap semua yang disediakan rumah sakit daging, sayur, buah-buahan, jus semua dilahap. Kiriman UMKM ada temulawak, kunyit, korma buah naga semua saya lahap. Ahamdulillah, nafsu makan kembali timbul," tulis Bima dalam siaran Instagram story, seperti dikutip pada Minggu (5/4).

Selain menyatakan kondisinya membaik, Bima juga mengaku terus memulihkan kondisi dengan beristirahat.

[Gambas:Video CNN]

"Dan saya juga mencoba untuk mengatur konsentrasi di sini. Mengurangi membaca media, berita, sosial media agar kita bisa tetap fokus, konsentrasi bisa cukup istirahat dan tidur," ucapnya.

Selain itu, ia juga membeberkan hasil tes darah dan test swab terbaru menunjukkan perkembangan yang semakin baik.

"Hasil tes darah rapid test dan tes swab menunjukkan kondisi memang membaik. Namun saya memastikan kondisi saya betul-betul fit, prima sehingga ketika Insya Allah diizinkan keluar dari rumah sakit itu aman bagi semuanya," kata Bima.
Dirawat 17 Hari Karena Corona, Bima Arya Semakin Membaik(CNN Indonesia/Fajrian)
Bima Arya dinyatakan positif terinfeksi virus corona sepulang dari Turki dan Azerbaijan dalam rangka kunjungan kerja. Hal itu diketahui setelah Bima menjalani pemeriksaan Covid-19 pada 17 Maret lalu dan terbit pada dua hari kemudian. (hyg/ayp)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK