Pelatihan Haji di Surabaya, Warga Pamekasan Positif Corona

CNN Indonesia | Senin, 06/04/2020 07:17 WIB
Warga Pamekasan yang diisolasi sejak 1 April lalu itu dinyatakan positif virus corona usai mengikuti pelatihan petugas haji di Surabaya beberapa waktu lalu. Ilustrasi (ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko)
Pamekasan, CNN Indonesia -- Seorang warga yang menjadi calon petugas haji asal Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, dinyatakan positif virus corona (Covid-19). Pasien tersebut mengalami gejala Covid-19 usai mengikuti Pelatihan Petugas Haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Ketua Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 Pamekasan Totok Hartono mengatakan pasien menjalani perawatan dan isolasi di RSUD Slamet Martodirdjo.
"Hasil laboratorium baru keluar dari Balitbangkes Jakarta baru turun pukul 17.00 WIB (Minggu 5 April). Hasilnya terkonfirmasi positif corona," kata Totok saat melakukan konferensi pers di Pendopo Ronggo Sukowati, Minggu (5/4) malam.

Pria yang juga Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan itu mengatakan pasien tersebut telah menjalani perawatan sejak 1 April.
Pelatihan Haji di Surabaya, Warga Pamekasan Positif CoronaFoto: CNNIndonesia/Basith Subastian
Terpisah, Direktur RSUD Slamet Martodirdjo, Farid Anwar mengatakan terdapat tiga pasien dalam pengawasan (PDP) terkait virus corona di Pamekasan, salah satunya pasien yang baru dinyatakan positif.


Farid menyebut dua PDP yang saat ini menjalani perawatan juga itu terkait dengan klaster pelatihan petugas haji di Surabaya.

"Keduanya mengalami sakit dan langsung diisolasi dengan status PDP," ujarnya.

Sampai saat ini pasien positif terinfeksi virus corona di Pamekasan berjumlah dua orang, satu di antaranya meninggal dunia. Sementara terdapat dua warga dengan status PDP dan 192 warga berstatus orang dalam pemantauan (ODP).
[Gambas:Video CNN]
Sedangkan untuk wilayah Jawa Timur, terdapat 187 pasien positif virus corona, di mana 14 orang di antaranya meninggal dunia dan 8 pasien dinyatakan sembuh.

Jumlah pasien positif virus corona di Indonesia terus bertambah. Hingga kemarin, Minggu (5/4), pasien terpapar virus corona mencapai 2.273 orang. Dari jumlah itu, 198 orang meninggal dunia dan 164 orang lainnya dinyatakan sembuh. (nrs/fra)