Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan PSBB masih dikaji lebih lanjut. Khususnya terkait dampak sosial-ekonomi warga Bandung.
"Itu (PSBB) nanti akan dibicarakan di ratas (rapat terbatas) level pimpinan. Mungkin Rabu ini substansi itu akan kita sampaikan," kata Ema di Balai Kota Bandung, Senin (6/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal yang paling ia nilai adalah terkait dengan pengaturan akses masuk ke kota Bandung. Saat ini, kata Ema, terdapat 42 titik masuk.
Menurutnya, sampai saat ini Pemkot Bandung masih mengizinkan dilakukannya karantina wilayah secara parsial. Mulai dari tingkat RT hingga RW.
"Arahan presiden jelas, yang bisa dilakukan karantina wilayah parsial. Levelnya sampai RT, kalau eskalasinya berat harus dikunci tidak ada yang keluar rumah. Level RW bisa tapi harus hati-hati, harus berdasarkan data apakah sudah memenuhi kualifikasi (dilakukan karantina wilayah parsial)," ujarnya.
Sementara itu, kasus positif virus corona (Covid-19) di Kota Bandung terus bertambah. Total sementara pada Senin (6/4) pukul 13.50 WIB, ada 66 orang terkonfirmasi positif corona.
Dilihat dari data situs pantau Pusat Informasi Covid-19 (Pusicov) Kota Bandung, covid19.bandung.go.id, jumlah meninggal sebanyak 22 orang. Sementara sembilan orang lainnya dinyatakan sembuh. Sedangkan 35 orang berstatus positif corona masih dirawat.
Jumlah tersebut naik signifikan jika dibanding hari sebelumnya atau pada Minggu (5/4). Data dari Pusicov Bandung memaparkan, jumlah kasus positif corona sebanyak 47 orang, 17 orang meninggal, enam sembuh dan 24 dalam status perawatan.