Vanessa Angel Jadi Tahanan Kota Kasus Narkoba

CNN Indonesia | Kamis, 09/04/2020 13:44 WIB
Vanessa Angel Jadi Tahanan Kota Kasus Narkoba Tersangka kasus penyalahgunaan narkoba Vanessa Angel. (ANTARA FOTO/Umarul Faruq)
Jakarta, CNN Indonesia -- Polisi menetapkan tersangka kasus penyalahgunaan narkoba, Vanessa Angel, menjadi tahanan kota dengan pertimbangan pencegahan virus corona (Covid-19).

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Ronaldo Maradona Siregar menuturkan jika merujuk ancaman hukuman, Vanessa sebenarnya bisa ditahan di penjara.

Vanessa dijerat Pasal 62 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman penjara maksimal lima tahun dan denda maksimal Rp100 juta.


"Kami juga melihat perkembangan situasi saat ini sedang menghadapi wabah Covid-19 sehingga ada beberapa arahan terkait penahanan," kata Ronaldo dalam konferensi pers yang disiarkan akun Instagram Polres Jakbar, Kamis (9/4).

Disampaikan Ronaldo bahwa sementara ini polisi tidak bisa menempatkan Vanessa di Rutan Pondok Bambu yang biasanya digunakan sebagai rutan perempuan.

Di sisi lain, lanjutnya, Polres Metro Jakbar juga tidak memiliki ruang tahanan khusus untuk perempuan.

"Saat ini yang bersangkutan juga hamil kalau enggak salah masuk usia 6 bulan, tapi di sisi lain hukum harus ditegakkan, sehingga kami sudah terbitkan surat perintah penahanannya, tapi jenis tahanan kota," tutur Ronaldo.

Dengan status tahanan kota, Vanessa dikenakan wajib lapor. Selain itu, dia tidak boleh keluar dari Jakarta selama masa penahanan.

Vanessa Angel ditangkap pada 16 Maret lalu di Kembangan, Jakarta Barat. Selain Vanessa, polisi turut mengamankan suaminya, FA dan seorang perempuan CL.

Dalam penangkapan itu, polisi menemukan 20 butir psikotropika jenis xanax. Barang tersebut diduga milik artis Vanessa.

Namun dari hasil tes urine, Vanessa dan CL terbukti negatif, sedangkan FA dinyatakan positif. Atas dasar itu, polisi memutuskan untuk memulangkan Vanessa dan CL.

Vanessa Angel menyampaikan terima kasih kepada kepolisian karena tidak melakukan penahanan dan hanya menjadikannya sebagai tahanan kota.

"Telah memberikan keringanan menjadi saya tahanan kota, berhubung situasi saya sedang mengandung enam bulan tentu tidak mudah bagi saya atau siapapun untuk menghadapi situasi saat ini," ujar Vanessa. (dis/wis)

[Gambas:Video CNN]