Sebelumnya, lima daerah penyangga DKI di Jawa Barat, yakni Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok sudah mengajukan PSBB melalui Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
"Kita juga sudah berkirim surat kepada pusat, dalam hal ini Menteri Kesehatan melalui gubernur," ujar Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja melalui keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (9/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan berikan kompensasi juga terhadap masyarakat yang terkena dampak. Ini semua sedang kita data melalui desa, kecamatan, termasuk Satpol-PP kita," tutup Eka.
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen |
"Betul sudah ada surat permintaan PSBB," ujarnya melalui pesan singkat, Rabu (8/4).
Tri menyebut proposal PSBB akan diserahkan kepada Gubernur Jawa Barat. Setelah usulan dari daerah lain terkumpul, RK secara kolektif menyerahkannya ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Masker Medis
Sementara itu, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dalam surat edaran nomor 443.1/2496/Setda.Tapem meminta warganya untuk tidak menggunakan masker medis. Dia meminta warga cukup menggunakan masker berbahan kain.
"Agar selalu menggunakan masker ketika berada atau melakukan aktivitas kegiatan di luar rumah," ujar Pepen, sapaan akrab sang Wali Kota, dikutip dari laman bekasikota.go.id, Kamis (9/4).
[Gambas:Video CNN]
"Tidak membeli atau menggunakan masker medis, tetapi disarankan menggunakan masker kain yang dapat dicuci kembali," lanjutnya.
Diketahui, sejumlah rumah sakit dan tenaga medis kekurangan alat pelindung diri (APD) dalam penanganan Corona akibat kelangkaan di pasar. Pemerintah pun berulangkali meminta warga lebih memilih masker kain. (ndn/arh)
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen