Jokowi Bagikan Sembako ke Pengemudi Ojol di Pinggir Jalan

CNN Indonesia | Kamis, 09/04/2020 18:50 WIB
Presiden Jokowi membagian paket sembako kepada para pengemudi ojek online (ojol) di pinggir jalan kawasan Harmoni, Jakarta Pusat. Mobil yang ditumpangi Presiden Joko Widodo saat melewai kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat. (CNN Indonesia/Ranny Virginia Utami)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo membagikan sejumlah paket bahan pokok atau sembako kepada pengemudi ojek online, Kamis (9/4).

Berdasarkan video yang diunggah akun Instagram @jakarta.terkini, terlihat mobil dinas berpelat RI 1 yang ditumpangi Jokowi berhenti di pinggir jalan. Sejumlah pasukan pengamanan presiden (Paspampres) yang mendampingi kemudian mengeluarkan beberapa paket sembako dari bagasi mobil belakang.


Paket sembako itu kemudian dibagikan oleh Paspampres kepada sejumlah pengemudi ojol yang memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan. Dari keterangan video itu terlihat lokasinya berada di kawasan Harmoni.


Pengemudi ojol lantas berusaha mendekat ke mobil yang ditumpangi Jokowi, namun dilarang oleh Paspampres yang berjaga. Dari jauh, mereka terlihat mengucapkan terima kasih kepada Jokowi yang berada di dalam mobil.

[Gambas:Instagram]

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Bey Machmudin membenarkan video tersebut. Ia mengatakan Jokowi memang sempat membagikan paket sembako sepulang dari Istana Merdeka, Jakarta. Paket sembako itu berisi sejumlah bahan pokok seperti beras, gula, mie instan, minyak goreng, dan kebutuhan lain.

"Tadi pulang kantor Pak Presiden membagikan sembako pada pengemudi ojol yang dilewati di jalan. Ada sekitar 400 paket sembako," katanya saat dikonfirmasi.


Bey mengatakan selama pembagian paket sembako itu Jokowi menerapkan physical distancing dengan tetap berada di dalam mobil. Selain pada pengemudi ojol, paket sembako itu juga dibagikan pada beberapa pedagang dan warga lain.

"Enggak cuma ojol, ada yang lain juga," ucap Bey.

Jokowi Bagikan Sembako ke Pengemudi Ojol di Pinggir JalanInsert Artikel - Waspada Virus Corona. (CNN Indonesia/Fajrian)
Sementara Tenaga Ahli Utama KSP Donny Gahral Adian juga mengatakan pembagian sembako di pinggir jalan itu dilakukan tanpa ada pengumuman sebelumnya.

"Itu dilakukan ke pengemudi gojek yang menunggu penumpang, jadi tidak menimbulkan kerumunan, bukan sesuatu yang diumumkan sebelumnya sehingga orang berbondong-bondong datang. Tetap diperhatikan jarak aman. Tidak masalah," kata Donny.

Jokowi sebelumnya telah memutuskan kebijakan bantuan sosial baru berupa bantuan khusus sembako dari pemerintah pusat untuk masyarakat di DKI Jakarta.

Pemerintah mengalokasikan bantuan bagi 2,6 juta jiwa atau 1,2 juta kepala keluarga. Bantuan yang diberikan sebesar Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan.

(psp/pmg)

[Gambas:Video CNN]