Dugaan awal, pasien meninggal karena penyakit jantung.
"(Tes) Swab menunggu hasil, keburu meninggal," kata Ketua Siap Siaga Covid-19 Kabupaten Bogor Kusnadi kepada CNNIndonesia.com, Selasa (14/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kusnadi menuturkan, kini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan swab kepada anggota keluarga korban untuk mendeteksi penyebaran virus tersebut. Hasilnya kata dia akan diketahui sekitar seminggu ke depan tergantung antrian laboratorium.
Lebih lanjut, Kusnadi belum bisa memastikan klaster yang menginfeksi korban yang meninggal dunia tersebut. Pihaknya masih melakukan penelusuran terkait hal itu lewat keluarga korban.
"Klasternya susah. Karena pekerjaan almarhum yg perjalanan kemana-mana sesuai order. Ketemu siapa dengan siapa dimana," ujarnya.
Korban kata Kusnadi kini sudah dimakamkan sesuai prosedur tetap (protap) pemulasaraan bagi jenazah Covid-19. Proses pemulasaraan dilakukan oleh para tenaga medis dari RSUD Kabupaten Bogor.