Papua Barat Butuh 5 Dokter untuk Corona, Siap Gaji Rp50 Juta

CNN Indonesia
Kamis, 16 Apr 2020 14:19 WIB
In this Sunday, Feb. 16, 2020, photo, a medical worker takes a nap at a hospital in Wuhan in central China's Hubei province. Chinese authorities on Monday reported a slight upturn in new virus cases and hundred more deaths for a total of thousands since the outbreak began two months ago. (Chinatopix via AP) Ilustrasi. (Chinatopix via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Provinsi Papua Barat membutuhkan lima orang dokter spesialis untuk menangani pasien virus corona (Covid-19) dan siap memberikan gaji atau honor sebesar Rp50 juta setiap orang per bulan

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Otto Parorongan, di Manokwari, Rabu, menyebutkan perekrutan sudah dibuka dan terbuka untuk para dokter spesialis di seluruh Indonesia.

"Untuk dokter spesialis kita sangat butuh mengingat dokter di sini jumlahnya sangat terbatas. Sehingga kita buka lowongan juga sedang berkoordinasi dengan sejumlah universitas kedokteran di seluruh wilayah Indonesia," ucap Otto.


Dokter spesialis yang dibutuhkan di provinsi ini yakni spesialis Paru (SpP) sebanyak dua orang dan spesialis anestesi, spesialis radiologi serta spesialis patologi klinik masing-masing satu orang.

"Untuk dokter spesialis paru, masing-masing akan kita tempatkan satu di Manokwari dan satu lagi di Sorong," kata dia lagi.

Otto mengutarakan, Papua Barat saat ini baru memiliki satu dokter spesialis paru, yakni di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Teluk Bintuni. Sedangkan satu dokter spesialis radiologi sedang menempuh pendidikan.

Dinas Kesehatan, lanjut Otto, akan memperkuat seluruh rumah sakit rujukan Covid-19 di Papua Barat. Penambahan tenaga dokter salah satu upaya yang dilakukan agar rumah sakit lebih siap dalam menangani pasien.

Lima dokter spesialis yang dibutuhkan tersebut akan dikontrak selama tiga bulan dan akan diperpanjang jika masih dibutuhkan.

Otto berkata selain gaji Rp50 juta per bulan, Pemprov juga akan memberikan kendaraan dinas serta penginapan selama bertugas di Papua Barat. (Antara/wis)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER