Suhu Tubuh 38 Derajat, Sopir di Kota Serang Disuruh Pulang

CNN Indonesia | Minggu, 19/04/2020 15:21 WIB
Ilustrasi menyetir mobil Ilustrasi pengemudi. (Thinkstock/Mulecan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang pengemudi asal Tangerang diminta kembali pulang setelah mengalami demam 38 derajat saat diperiksa tim gabungan dari Kepolisian, TNI, dan Pemerintah Kota Serang.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang Hari Pamungkas mengatakan sebelum dipulangkan, sang pengemudi diberikan pilihan untuk lebih dahulu menjalani pemeriksaan di Puskesmas terdekat.

"Saat pengoperasian di hari pertama, kami temukan warga Tangerang yang katanya mau main ke Kota Serang, suhu tubuhnya 38 derajat," ujar Hari Pamungkas melalui pesan singkat.


"Kami berikan pilihan, orang tersebut mau pulang atau diperiksa lebih lanjut kesehatannya. Akhirnya dia milih pulang kembali," ucap Hari menambahkan.

Poin pengecekan dan pos pemantauan yang baru dibuka Pemkot Serang bersama Polri dan TNI terletak di gerbang tol Serang Timur (Sertim) dan Serang Barat (Serbar).

Rencananya poin pengecekan itu akan dibuka kembali di berbagai lokasi, di antaranya Taktakan, Sawah Luhur, Terminal Pakupatan, Palima (perbatasan dengan Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang), hingga Simpang Boru.

Alami Demam Tinggi, Sopir Asal Tangerang Gagal Masuk Serang
Berdasarkan data website resmi Pemkot Serang di infocorona.serangkota.go.id, Orang Dalam Pemantauan (OPD) berjumlah 251, kemudian Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 11 orang, 2 orang positif Covid-19, dengan satu oang meninggal.

Selain mencegah penyebaran virus corona ke ibu kota Banten, poin pengecekan dan pos pemantau itu juga untuk mengamankan daerah Kota Serang dari tindak kriminalitas.

"Tujuan check point adalah pertama untuk pemeriksaan kesehatan dan angkutan orang yang masuk ke Kota Serang dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dari zona merah di luar Kota Serang," jelas Hari.

Pemeriksaan tidak saja untuk kendaraan yang akan masuk Serang. Setiap kendaraan pengangkut penumpang, termasuk bus dan kendaraan umum menuju wilayah Jakarta, Jawa Barat, Tangerang Raya dan keluar Banten akan dilakukan pemeriksaan kesehatan. Terutama suhu tubuh, pemakaian masker dan wajib menjaga jarak di dalam kendaraan. Kapasitas mobil hanya diperbolehkan terisi 50 persen penumpang.

Pemeriksaan kesehatan bagi kendaraan yang masuk dan keluar Banten sebagai salah satu cara untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

"Apabila ada yang sakit di himbau untuk tidak keluar rumah, dan menghubungi Puskesmas terdekat untuk dilaksanakan pemeriksaan kesehatan. Cara mencegah penyebaran Covid-19 adalah dengan menjaga jarak, cuci tangan serta hindari keramaian," kata Kapolres Serang Kota, AKBP Edhi Cahyono. (ynd/ugo)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK